Perluas Jangkauan Siaran, RRI Surabaya Lakukan Survei Pemancar di Bawean
- 22 Mei 2026 17:50 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Bawean - Upaya memperluas layanan siaran terus dilakukan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya melalui survei lokasi pemancar di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Kegiatan survei ini dipimpin langsung oleh Kepala RRI Surabaya, Unggul Supriyadi selama dua hari Kamis - Jum'at, 21-22 Mei 2026, bersama tim teknis dari Bidang Teknik Media Baru (TMB), yang difasilitasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo Kabupaten Gresik).
Menurut Unggul, langkah survei ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan Bawean mendapatkan akses informasi dan siaran publik yang lebih merata. "Tim survei meninjau sejumlah titik yang dinilai memungkinkan untuk pembangunan infrastruktur pendukung siaran radio,' ujarnya, Jumat, 22 Mei 2026.
Camat Sangkapura Bawean, Umar Jono, menyambut baik rencana penguatan siaran RRI di wilayahnya. Menurutnya, secara umum masyarakat Bawean masih perlu mendapatkan akses informasi dan hiburan yang stabil, terutama untuk mendukung komunikasi dan pelayanan publik di daerah kepulauan.
| Baca juga: Overcrowding Kampus Negeri Perlu Dievaluasi |
“Selama ini masih ada wilayah yang penerimaan siarannya belum maksimal. Kehadiran pemancar RRI nantinya diharapkan bisa membantu masyarakat mendapatkan informasi dengan lebih mudah,” kata Umar Jono.

Ia juga menilai keberadaan siaran radio publik masih sangat dibutuhkan masyarakat Bawean, terutama saat terjadi cuaca buruk atau gangguan jaringan komunikasi lainnya. Karena itu, pemerintah kecamatan siap mendukung kebutuhan koordinasi selama proses survei berlangsung.
Sebagai bentuk dukungan menyambut kehadiran siaran RRI Surabaya di Bawean, pihaknya langsung menawarkan dua titik lokasi yaitu di kawasan Pesanggrahan, dan Kwadenan yang status tanahnya milik Pemkab Gresik. "Monggo dilakukan survei, untuk langkah selanjutnya bisa kita bicarakan lebih lanjut," katanya.
| Baca juga: Takwa dan Menuntut Ilmu Sepanjang Hayat |
Sementara itu, Kepala RRI Surabaya, Unggul Supriyadi mengatakan survei dilakukan untuk melihat langsung kondisi lapangan sebelum menentukan titik terbaik pembangunan pemancar. Menurutnya, perluasan layanan siaran menjadi bagian dari komitmen RRI menghadirkan informasi hingga wilayah terluar.
“RRI ingin memastikan masyarakat di kepulauan seperti Bawean juga memperoleh hak yang sama dalam mendapatkan informasi, pendidikan, dan hiburan melalui siaran radio publik,” ujar Unggul.

Ia menambahkan, selain memperkuat siaran terestrial, RRI juga terus mengembangkan layanan digital dan streaming. Namun demikian, keberadaan pemancar radio tetap dinilai penting karena masih menjadi sarana komunikasi yang efektif bagi masyarakat di wilayah dengan keterbatasan jaringan internet.
Dalam peninjauan itu, tim juga berdiskusi dengan pemerintah setempat terkait kesiapan lokasi, keamanan peralatan, hingga kebutuhan teknis lain seperti ruang operasional dan akses listrik. Beberapa titik alternatif dipertimbangkan agar posisi pemancar tetap aman sekaligus mampu menjangkau wilayah siaran secara optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....