UNUSA Buka Jalur Prestasi untuk Anggota Pramuka Jatim
- 20 Mei 2026 14:27 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) menggandeng Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur membuka jalur prestasi kepramukaan bagi anggota Pramuka untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Rektor UNUSA Prof Tri Yogi Yuwono dan Ketua Kwarda Pramuka Jatim Arum Sabil.
Penandatanganan kerja sama berlangsung bersamaan dengan peluncuran Program Ketahanan Pramuka Jatim yang ditandai dengan penyerahan bibit pohon kelapa pandan wangi dan 1.965 pohon pisang emas kirana. Kegiatan tersebut turut disaksikan Ketua YARSIS Prof Mohammad Nuh dan Dekan FK UNUSA Prof Budi Santoso.
| Baca juga: Sebanyak 51 Siswa ADEM Papua Lolos Masuk PTN |
Rektor UNUSA Prof Tri Yogi Yuwono, Rabu 20 Mei 2026 mengatakan, anggota Pramuka saat ini tidak cukup hanya memiliki kemampuan dasar kepanduan, tetapi juga harus menguasai keterampilan digital untuk menghadapi tantangan global. Menurutnya, kolaborasi dengan Pramuka menjadi langkah strategis mencetak generasi “Digital Scout”.
“Kalian tidak lagi bersaing dengan teman satu sekolah atau satu kota saja, melainkan dengan pemuda dari Singapura, Korea, hingga Amerika. Jangan pernah merasa rendah diri karena kalian dari daerah,” ujar Tri Yogi saat memberikan motivasi kepada anggota Pramuka tingkat SMA.
Ia menambahkan, UNUSA membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi lain seperti ITS maupun Unair. “Kalian bisa menjadi apa saja yang kalian inginkan. Syaratnya hanya tiga, miliki integritas, kuasai teknologi, dan jangan pernah berhenti belajar,” katanya.
Ketua Kwarda Pramuka Jatim Arum Sabil menyebut kerja sama tersebut sejalan dengan visi Pramuka Produktif, Adaptif, dan Berdampak. Saat ini Pramuka Jawa Timur memiliki sekitar 3,4 juta anggota aktif yang tersebar di 38 Kwartir Cabang (Kwarcab). Menurutnya, sinergi dengan UNUSA diharapkan memperkuat program pengabdian masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian lingkungan.
Arum Sabil menilai jaringan Pramuka hingga tingkat desa menjadi kekuatan besar untuk memperluas edukasi kesehatan mental dan gerakan penghijauan kepada masyarakat. “Mental yang sehat akan melahirkan generasi yang percaya diri, tangguh, berani bermimpi besar, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....