Kali Tebu Tercemar Mikroplastik, Siswa Surabaya Diajak Bergerak

  • 19 Mei 2026 18:36 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Siswa SMPN 58 Surabaya diajak kurangi plastik sekali pakai
  • Kali Tebu jadi lokasi dengan temuan mikroplastik tertinggi
  • Mikroplastik ditemukan di air, udara hingga daun sekitar sekolah
  • Edukasi dorong budaya guna ulang demi selamatkan sungai

RRI.CO.ID, Surabaya - Pencemaran mikroplastik di lingkungan sekitar Kali Tebu, Surabaya, menjadi sorotan. Yayasan ECOTON bersama Bumbi mengajak puluhan siswa SMPN 58 Surabaya ikut bergerak mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Sebanyak 50 siswa kader lingkungan dilibatkan dalam edukasi bahaya mikroplastik hingga praktik identifikasi partikel plastik di lingkungan sekolah dan sungai. Kegiatan ini menjadi bagian dari program MOZAIK (Mission on Zero Plastic Leakage) untuk menekan kebocoran sampah plastik ke sungai.

Tim ECOTON mengungkap kondisi Kali Tebu masih memprihatinkan akibat tumpukan sampah plastik, popok sekali pakai hingga pembakaran sampah di sekitar aliran sungai.

“Rata-rata kami mengangkut sekitar 1 ton sampah sungai setiap hari. Yang paling banyak plastik, popok dan styrofoam,” ujar perwakilan ECOTON, Alaika Rahmatullah, Selasa 19 Mei 2026.

Dari hasil praktikum, mikroplastik ditemukan hampir di seluruh sampel yang diuji, mulai dari air sungai, air kran, udara hingga daun di sekitar sekolah dan Kali Tebu.

Temuan tertinggi berada di sampel air Sungai Kali Tebu. Dalam 10 liter air ditemukan 19 partikel mikroplastik terdiri dari fiber, filamen dan fragmen plastik.

Selain di sungai, partikel mikroplastik juga ditemukan di udara sekitar sekolah dan Kali Tebu. Kondisi ini menunjukkan paparan mikroplastik kini semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.

ECOTON dan Bumbi pun mendorong siswa mulai membiasakan gaya hidup guna ulang untuk mengurangi sampah plastik yang berakhir di sungai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....