RSUD Dr Soetomo Pastikan 1 Pasien Meninggal Bukan akibat Kebakaran
- 15 Mei 2026 12:13 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya : RSUD Dr Soetomo Surabaya memastikan pasien meninggal saat insiden kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) bukan akibat paparan asap kebakaran. Sebelumnya satu pasien tersebut dinyatakan meninggal setelah berhasil di evakuasi dari ruang ICU lantai 6 pada Jumat 15 Mei 2026 pagi.
Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Dr Soetomo Surabaya Prof. Dr. Ahmad Suryawan memastikan pasien yang meninggal saat insiden kebakaran di Gedung PPJT bukan akibat paparan asap, melainkan pasien sudah dalam kondisi kritis sebelum kebakaran.
“Pasien sebelumnya telah mendapat dukungan tiga alat organ vital, paru-paru, jantung, dan ginjal serta dalam persiapan menjalani cuci darah sehingga pasien meninggal bukan karena asap, karena seluruh alat bantu tetap tersupport mesin saat proses evakuasi,” kata Prof. Dr. Ahmad Suryawan saat konferensi pers usai kejadian.
Dirinya menjelaskan, kondisi pasien yang menggunakan ventilator tetap mendapat dukungan alat medis saat dipindahkan dari lokasi terdampak asap sehingga kondisi pasien tetap terpantau selama evakuasi berlangsung.
“Yang pasti pada saat evakuasi alat bantu medis pasien tetap terpasang, sehingga pada saat evakuasi support alat bantu dari mesin (ventilator) tidak terpengaruh dengan adanya kepulan asap,” ungkapnya.
Pihaknya juga memastika seluruh pasien yang berhasil dievakuasi saat ini dalam kondisi stabil dan telah dirawat di ruang resusitasi, dengan standart penyelamatan yang tidak lebih dari 30 menit.
“Usai kejadian kami langsung membawa seluruh pasien ke ruang resusistasi, dan standart penanganan evakuasi juga kami perhatikan yaitu tidak lebih dari 30 menit,” ucapnya.
Pihak RSUD Dr Soetomo juga telah melakukan simulasi penanganan kebakaran atau code red secara rutin sebagai bagian dari standar keselamatan rumah sakit melalui program Hospital Disaster Program (HOSDIP).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....