PAL Tawarkan Solusi Armada Maritim Malaysia di DSA 2026

  • 24 Apr 2026 20:49 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - PT PAL Indonesia menawarkan solusi armada dan kolaborasi industri maritim Malaysia. Langkah ini diperkuat melalui partisipasi di Defence Services Asia (DSA) 2026.

Pameran Defence Services Asia berlangsung 20–23 April 2026 di MITEC Kuala Lumpur. Kegiatan ini menjadi ajang ekspansi pasar regional.

PT PAL mempromosikan varian Landing Platform Dock (LPD). Platform ini dinilai sesuai kebutuhan Angkatan Laut Malaysia.

LPD mampu mendukung operasi militer dan bantuan kemanusiaan. Fungsinya mencakup evakuasi medis dan mobilisasi logistik.

“Platform ini dirancang fleksibel untuk berbagai operasi maritim,” ujar Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia, Wiyono Komodjojo. Jumat, 24 April 2026. Kemampuan multi-peran menjadi keunggulan utama.

Selain produk, PT PAL menawarkan kerja sama jangka panjang. Fokusnya pada penguatan industri lokal dan pengembangan SDM.

Direktur Pemasaran PT PAL, Wiyono Komodjojo, menegaskan pendekatan kolaboratif. “Kerja sama ini memberi nilai tambah bagi kedua negara,” ujarnya.

Ia menyebut ASEAN sebagai kawasan maritim strategis. Posisi ini penting dari sisi perdagangan dan geopolitik.

“Penguatan industri maritim nasional menjadi fondasi kawasan yang mandiri,” kata Wiyono. Hal ini juga meningkatkan daya tawar global.

PT PAL menilai kerja sama tidak sebatas pembelian kapal. Kolaborasi juga mencakup transfer teknologi dan penciptaan lapangan kerja.

Langkah ini mendukung penguatan ekosistem maritim Malaysia. Tantangan bersama meliputi keamanan laut dan bencana alam.

Partisipasi di DSA 2026 menjadi strategi memperluas peran Indonesia. PT PAL ingin mendorong kekuatan maritim ASEAN yang tangguh.

“Kolaborasi industri akan menciptakan kapasitas pertahanan yang terintegrasi,” ujarnya. Kawasan diharapkan siap menghadapi tantangan regional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....