Benteng Moral, Pesantren jadi Solusi Krisis Karakter
- 21 Apr 2026 19:52 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Keberadaan pondok pesantren di Kota Surabaya kini dinilai semakin krusial di tengah ancaman krisis moral remaja metropolitan. Tak hanya fokus pada ilmu agama, pesantren kini bertransformasi menjadi benteng utama dalam menangkal pergaulan bebas hingga penyalahgunaan narkoba.
Pengasuh PPK Alif Laam Miim Surabaya, Dra Hj Ida Rohmah Susiani MM, tak menampik bahwa mengelola lembaga pendidikan keagamaan di kota besar memiliki tantangan berat, terutama terkait infrastruktur.
"Memang ada banyak tantangan, terutama lahan dan infrastruktur yang terbatas. Tetapi kami terus berupaya menjadikan pesantren sebagai tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan," kata Ida kepada awak media, Selasa 21 April 2026.
Ida menegaskan bahwa stigma pesantren sebagai lembaga konvensional mulai terkikis. Menurutnya, pesantren modern di Surabaya saat ini sangat adaptif terhadap perkembangan teknologi guna menjawab kebutuhan zaman.
"Pesantren saat ini harus mampu beradaptasi. Kami tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membekali santri dengan kemampuan yang relevan di era modern," jelasnya.
Inovasi tersebut diwujudkan melalui sejumlah program unggulan, mulai dari School of Al-Qur'an hingga penguasaan teknologi informasi. Para santri kini difasilitasi perangkat laptop untuk menunjang proses belajar digital.
Konsistensi dalam menjaga kualitas pendidikan ini membawa PPK Alif Laam Miim Surabaya sukses menyabet predikat sebagai salah satu pesantren terbaik di Jawa Timur. Capaian ini mempertegas posisi pesantren sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi unggul yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara akhlak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....