Hakikat Makna dan Keutamaan Jihad di Jalan Allah

  • 20 Apr 2026 07:25 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya — Pemahaman masyarakat tentang konsep jihad di jalan Allah masih kerap menimbulkan persoalan. Istilah yang seharusnya bermakna luas dan penuh nilai spiritual itu, tidak jarang disempitkan bahkan disalahartikan, sehingga berpotensi memicu sikap ekstrem maupun prasangka di tengah masyarakat.

Dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Surabaya, Senin, 20 April 2026, Pimpinan Pesantren dan Panti Asuhan Mitra Arafah Surabaya, Hj. Haniah, menilai bahwa akar persoalan terletak pada kurangnya literasi keagamaan yang utuh. Ia menegaskan, jihad bukan semata-mata identik dengan peperangan, melainkan mencakup upaya sungguh-sungguh dalam menjalani kebaikan.

“Jihad itu luas. Bukan hanya perang, tetapi bagaimana kita berjuang melawan hawa nafsu, memperbaiki diri, dan memberi manfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Menurutnya, penyempitan makna jihad berisiko menimbulkan kesalahpahaman, terutama di kalangan generasi muda yang terpapar informasi tanpa pendampingan. Kondisi ini diperparah oleh maraknya konten di media sosial yang tidak selalu menghadirkan penjelasan yang komprehensif.

“Kalau sejak dini sudah diajarkan bahwa jihad itu memperbaiki diri dan memberi manfaat, maka tidak akan mudah terpengaruh pemahaman yang keliru,” katanya.

Permasalahan lain yang muncul adalah minimnya ruang dialog keagamaan yang moderat dan membumi. Padahal, pendekatan yang kontekstual dinilai penting agar masyarakat dapat memahami ajaran agama secara relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Jihad dalam konteks kekinian justru sangat mudah diwujudkan melalui hal-hal sederhana, seperti bekerja dengan jujur, menuntut ilmu, hingga menjaga keharmonisan keluarga. Selain itu, peran lembaga pendidikan dan keluarga juga sangat penting dalam membentuk pemahaman tersebut,” katanya.

Penguatan literasi keagamaan yang moderat dinilai menjadi kunci untuk mengatasi persoalan ini. Selain itu, kolaborasi antara tokoh agama, pendidik, dan media juga dibutuhkan untuk menyampaikan pesan yang sejuk dan mencerahkan kepada masyarakat.

Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat dapat memahami jihad secara proporsional, sehingga nilai-nilai kedamaian dan kebaikan dalam ajaran Islam dapat terwujud dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....