Hari Warisan Budaya Dunia, Jelajahi Warisan Budaya Surabaya
- 18 Apr 2026 15:10 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Kota Pahlawan kembali menunjukkan taringnya dalam menjaga jejak sejarah. Memperingati Hari Warisan Budaya Dunia (World Heritage Day), komunitas pegiat sejarah menggelar serangkaian acara spesial yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga situs-situs bersejarah di Surabaya.
Pegiat Sejarah menyelenggarakan acara bertajuk Jelajahi Warisan Budaya Dunia di Kota Lama Surabaya yang diadakan di Hotel Horison Arcadia Heritage Rajawali Surabaya. Pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 15.00 WIB. Acara yang diselenggarakan meliputi pangeran lukisan yang menampilkan sketsa gambar kota lama Surabaya tempo dulu. Dan diselenggarakan juga talk show Memaknai Kota Lama Surabaya.
Dalam upaya menyebarluaskan semangat pelestarian ini, Pro 4 RRI Surabaya turut mengawal jalannya acara melalui siaran langsung ROS via telepon bersama pegiat sejarah sekaligus penyelenggara acara, Nanang Purwono.
Dalam wawancara tersebut, Nanang Purwono menekankan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah pengingat bagi warga kota. "Kami ingin masyarakat menyadari bahwa hari warisan budaya dunia bukan hanya menyoroti tentang Paris atau dunia luar, tapi kita mengangkat budaya lokal kita untuk bisa diken dunia. Kami juga mengundang para pegiat warisan budaya dari Belanda untuk ikut berpartisipasi," ujar Nanang saat melakukan live phone dengan RRI.
Nanang menyampaikan beberapa poin utama terkait urgensi kegiatan ini kepada pendengar Pro 4 RRI Surabaya: Peringatan Global: Menyelaraskan langkah Surabaya dengan komunitas internasional dalam merayakan Hari Warisan Budaya Dunia.
Edukasi Publik: Mengenalkan kembali situs-situs yang mungkin terlupakan di tengah hiruk-pikuk pembangunan kota. Advokasi Kebijakan: Mendorong pemerintah dan pemangku kepentingan untuk lebih serius dalam melakukan konservasi terhadap cagar budaya.
Kolaborasi Komunitas: Membangun jejaring antar komunitas sejarah agar memiliki suara yang lebih kuat dalam isu-isu pelestarian. Acara ini diharapkan mampu memicu diskusi publik mengenai nasib bangunan-bangunan tua di Surabaya yang saat ini terancam oleh alih fungsi lahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....