Pemkot–Polisi Perkuat Sinergi, Parkir Digital Surabaya Dipercepat

  • 15 Apr 2026 15:23 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat kolaborasi dengan kepolisian dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Salah satu fokus utama adalah percepatan implementasi parkir digital berbasis non-tunai guna menciptakan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan kepolisian dalam mengawal berbagai program strategis di Kota Pahlawan. “Saya berterima kasih karena kepolisian terus mendukung dan bersinergi dengan pemerintah kota untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Surabaya,” kata Eri, Rabu, 15 April 2026.

Menurutnya, penerapan parkir digital merupakan respons atas aspirasi masyarakat yang menginginkan sistem parkir yang transparan dan akuntabel. “Bersama Kapolrestabes dan Forkopimda, kami terus berupaya menjawab kebutuhan warga melalui penerapan parkir digital berbasis non-tunai,” ujarnya.

Eri mengakui implementasi di lapangan sempat menghadapi dinamika. Namun, berkat respons cepat aparat kepolisian, situasi dapat segera dikendalikan.

“Ketika ada kejadian, kepolisian langsung turun dan alhamdulillah dapat diselesaikan,” ucapnya.

Ke depan, Pemkot Surabaya akan terus mengakselerasi penerapan parkir digital sebagai bagian dari transformasi layanan publik berbasis teknologi. Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya, Luthfie Sulistiawan, menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung kebijakan tersebut.

“Kepolisian berkomitmen memperkuat respons pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Hingga 10 April 2026, implementasi parkir digital di Surabaya telah melibatkan 616 petugas parkir di berbagai titik. Sejumlah kawasan utama seperti Balai Kota dan Taman Bungkul menjadi lokasi prioritas, disusul koridor padat seperti Jalan Darmo, Diponegoro, Kembang Jepun, hingga Kapasan.

Pemkot Surabaya juga terus memperluas cakupan layanan, termasuk penambahan titik baru di kawasan strategis seperti Jemursari, Manyar, Dharmahusada, Kertajaya, hingga Ngagel. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan ketertiban parkir, memperkuat transparansi retribusi, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam beraktivitas di Kota Surabaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....