Dosen FIKKIA UNAIR Soroti Dampak El Nino

  • 26 Mar 2026 21:12 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau datang lebih awal pada April 2026. Dosen FIKKIA UNAIR, Drh Bodhi Agustono Msi, ikut mengomentari fenomena El Nino yang dapat memicu cuaca lebih panas dan kering di berbagai wilayah.

Wilayah terdampak kemarau panjang meliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan, Papua, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Dampak kekeringan berpotensi meluas dan signifikan di daerah tersebut.

Kekeringan berdampak langsung pada sektor pertanian dan peternakan nasional. Kedua sektor ini menjadi penopang utama ketahanan pangan Indonesia.

Di sektor peternakan, hijauan segar sebagai pakan utama ternak ruminansia mulai langka. Kondisi ini memengaruhi produktivitas pertumbuhan serta produksi susu dan daging.

Bodhi Agustono menyebut ketersediaan hijauan akan sangat terbatas. “Peternak harus beralih ke sistem semi intensif atau intensif dengan manajemen pakan,” katanya, Kamis, 26 Maret 2026.

Ia menyarankan peternak mulai menyimpan pakan sejak musim hujan. “Hijauan melimpah bisa diawetkan untuk menghadapi kemarau panjang,” ujarnya.

Metode pengawetan yang disarankan adalah silase dan hay. Silase dilakukan melalui fermentasi anaerob menggunakan rumput gajah, jagung, atau tanaman hijau.

Metode hay dilakukan dengan mengeringkan hijauan hingga kadar air rendah. Cara ini memungkinkan pakan disimpan berbulan-bulan tanpa pembusukan.

Bodhi menilai masih banyak peternak belum memahami metode tersebut. “Tantangan terbesar adalah minimnya pengetahuan dan keterampilan peternak,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya peran akademisi dalam transfer teknologi. “Pelatihan dan pendampingan dapat mempercepat adopsi teknik pengawetan pakan,” katanya.

Pemerintah juga perlu mengantisipasi dampak kekeringan ekstrem di berbagai daerah. “Peringatan dini BMKG harus dimanfaatkan untuk menjaga suplai air bersih,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....