Pemkot Surabaya Sosialisasi Penataan Pasar Tembok Dukuh
- 19 Feb 2026 20:34 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya mulai menyosialisasikan penataan dan pengembalian fungsi Pasar Tembok Dukuh kepada pedagang dimulai Kamis, 19 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan perangkat daerah, kecamatan, hingga PT Pasar Surya (Perseroda). Langkah tersebut menjadi awal penertiban pasar.
Camat Bubutan, Ferdhie Ardiansyah, mengatakan sosialisasi menyasar pedagang di dalam pasar. Pendekatan juga dilakukan kepada pedagang di area luar pasar. Menurutnya, penataan dilakukan karena banyak stan tidak terpakai. Dari 148 stan tersedia, hanya sekitar 21 hingga 22 stan aktif.
“Ya, kita melakukan sosialisasi bahwasanya yang ada di dalam Pasar Tembok ini ada 148 stand, yang aktif hanya beberapa, itu sekitar 21 atau 22 saja. Nah, ini kita mencoba untuk menata kembali ya,” ujar Ferdhie. Penataan diharapkan mengoptimalkan fungsi pasar.
Ia menyebut terdapat sekitar 120 stan kosong yang belum dimanfaatkan. Kondisi itu dinilai sangat disayangkan. “Karena kan total ada 148 stand, kalau misalnya (yang terpakai) cuma 21, jadi ada 120 stand yang kosong, ini kan sangat eman (disayangkan). Nah, dengan begitu kita bisa masukkan para pedagang pasar tumpah ini ke Pasar Tembok Dukuh,” katanya.
Pemkot ingin memindahkan pedagang pasar tumpah ke dalam gedung. Selain itu, pedagang ayam potong akan dipindahkan ke lokasi khusus. Kebijakan ini untuk menata zonasi sesuai peruntukan.
“Nah, dengan adanya sosialisasi ini kita sampaikan juga kepada para pedagang potong ayam ini, agar mereka bisa ditempatkan di pasar khusus para pedagang potong ayam,” ujarnya. Penempatan dilakukan agar aktivitas lebih tertib dan higienis.
Pemkot juga akan melakukan pendataan ulang pedagang. Hanya pedagang ber-KTP Surabaya yang diperbolehkan menempati pasar.
“Jadi khusus untuk (pedagang) ber-KTP Surabaya. Kalau dari luar Surabaya memang tidak bisa,” tuturnya. Kebijakan ini untuk memastikan prioritas bagi warga setempat.
Sosialisasi akan berlangsung selama satu bulan ke depan. Kegiatan tersebut melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dan PT Pasar Surya.
“Kita lakukan sosialisasi dalam bulan ini ya. Harapannya, di bulan depan itu sudah bisa kita tertibkan para pedagang ini,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....