Siswa SMKN Buduran Diinden Industri, Khofifah Kagum
- 10 Feb 2026 17:43 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi model pembelajaran di SMKN 1 Buduran, Sidoarjo, yang dinilai selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Pola belajar satu minggu di kelas dan dua minggu praktik lapangan melalui teaching factory membuat lulusan dinilai lebih siap kerja, bahkan sebagian sudah diincar industri sejak masih duduk di kelas XI.
Khofifah mengatakan, konsep employability siswa SMKN 1 Buduran terlihat nyata. Menurutnya, kemampuan kerja tidak hanya terbentuk dari keterampilan teknis, tetapi juga keberanian berinovasi dan berwirausaha.
“Dengan praktik langsung seperti ini, dunia usaha dan industri semakin percaya pada kualitas lulusan. Bahkan banyak siswa sudah diinden sejak kelas XI karena proses kompetensinya terlihat jelas,” kata Khofifah, Selasa 10 Februari 2026.
Ia menilai siswa tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memasarkan secara mandiri melalui digital marketing, media sosial, hingga platform daring. Hal ini membuat karya mereka memiliki nilai jual kompetitif.
Khofifah juga menyoroti inovasi digital karya siswa, salah satunya aplikasi Hollyday yang menyediakan layanan perjalanan dan akomodasi. Aplikasi tersebut dinilai sudah berjalan layaknya platform profesional dengan transaksi yang terus berkembang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyebut SMKN 1 Buduran sebagai contoh konkret pendidikan vokasi berdampak. Menurutnya, sekolah ini mampu menyiapkan talenta siap kerja, siap usaha, sekaligus siap bersaing.
“Produk tata busana siswa sudah tampil di ajang fashion internasional, tata boga masuk pasar digital dan e-katalog, sementara unit hotel dan kafe dikelola profesional seperti hotel berbintang,” ujar Aries.
Khofifah optimistis model pembelajaran berbasis praktik dan inovasi tersebut bisa menjadi rujukan nasional pengembangan SMK. Ia menilai pendidikan vokasi Jawa Timur berpotensi melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi kebutuhan industri masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....