Syakirah Jadi Ikon Modeling UMKM Tanggulangin Fair 2026
- 08 Feb 2026 09:53 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Sosok remaja berprestasi, Syakirah Ashillah Leticia Putri, tampil mencuri perhatian publik dalam gelaran Tanggulangin Fair 2026. Pemenang Puteri Kebaya Remaja Jawa Timur 2024 itu dipercaya memperagakan busana karya UMKM Tanggulangin, khususnya berbasis kulit dan wastra lokal.
Event Tanggulangin Fair 2026 merupakan pameran yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai bentuk dukungan terhadap pengrajin kulit Tanggulangin. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Februari 2026, berlokasi di Pasar Wisata Tanggulangin, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.
Dalam peragaan busana, Syakirah tampil anggun mengenakan busana etnik modern yang memadukan kebaya, kain tradisional, serta aksesori berbahan kulit khas Tanggulangin. Penampilannya dinilai mampu merepresentasikan generasi muda yang bangga mengenakan produk lokal.
“Saya merasa sangat bangga bisa terlibat langsung dalam Tanggulangin Fair 2026. Ini bukan sekadar tampil sebagai model, tapi juga menjadi bagian dari upaya mengangkat karya UMKM lokal agar semakin dikenal luas,” ujar Syakirah Ashillah Leticia P, Minggu 8 Februari 2026.
Ia berharap keterlibatannya dapat menginspirasi generasi muda untuk mencintai produk dalam negeri. “Produk UMKM Tanggulangin kualitasnya sangat baik dan layak bersaing. Anak muda harus percaya diri memakainya,” tambahnya.
Apresiasi juga datang dari pengunjung. Rina Puspitasari (nama samaran), salah satu pengunjung asal Surabaya, mengaku terkesan dengan konsep peragaan busana yang ditampilkan.
“Busananya cantik dan modern, tapi tetap kental unsur tradisionalnya. Ditambah modelnya juga pas, jadi kelihatan elegan dan berkelas. Ini bisa jadi daya tarik besar untuk UMKM Tanggulangin,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi yang hadir langsung membuka acara menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan pengrajin kulit Tanggulangin. Ia menyebut Tanggulangin Fair sebagai ruang promosi strategis bagi UMKM agar naik kelas.
“Kita ingin produk Tanggulangin tidak hanya dikenal secara lokal, tapi juga nasional bahkan internasional. Melibatkan generasi muda dan ikon-ikon inspiratif untuk memperluas pasar UMKM,” kata Subandi.
Menurutnya, Pemkab Sidoarjo akan terus memperkuat ekosistem UMKM melalui pendampingan, promosi, serta penguatan branding produk lokal. “Tanggulangin adalah identitas Sidoarjo. Kita jaga dan kita dorong agar terus tumbuh,” tegasnya.
Dengan kehadiran figur muda berprestasi dan dukungan penuh pemerintah daerah, Tanggulangin Fair 2026 diharapkan mampu memperkuat posisi UMKM Tanggulangin sebagai sentra kerajinan kulit unggulan di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....