Jatim Optimis Cetak 20Ribu Talenta Digital Sepanjang 2026

  • 30 Jan 2026 17:19 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Jawa Timur menjadi provinsi pertama yang melakukan kerjasama talenta digital dengan pemerintah pusat, yakni Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Penandatanganan adendum Nota Kesepakatan antara kedua belah pihak, pada Jumat, 30 Januari 2026, menjadi awal dari kerjasama ini.

Menteri Komdigi Meutya Viada Hafid mengapresiasi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, serta menyambut baik kerjasama ini. Terlebih Jatim sebagai provinsi pertama, mentargetkan mampu mencetak 20 ribu talenta digital sepanjang tahun 2026.

"Jadi targetnya sangat optimis dan memang langsung terukur, sudah dihitung betul-betul, dan dengan target kurang lebih hampir dua puluh ribu itu ya, kita akan memulai bagaimana dengan cepat kita bekerja," katanya.

Untuk mewujudkan target tersebut, lembaga kampus, akademisi, hingga perusahaan kelas dunia juga akan dilibatkan, untuk melatih talenta talenta digital dari Jatim. Namun Meutya memuji talenta yang dimiliki Jatim, yang dinilainya sudah mumpuni.

"Tadi saya sampaikan sebetulnya kalau untuk Jawa Timur ini sudah DNA-nya memang sudah pada jago-jago semua. Jadi, kami salah satu kunjungan terbanyak sebagai Menkomdigi itu ke Jawa Timur, di Malang kemarin kami ketemu dengan talenta-talenta yang luar biasa," imbuhnya.

Menurut Meutya, talenta Jatim sudah piawai dalam mengadopsi teknologi teknologi terbaru, termasuk artificial intelligence (AI). Padahal, mereka belum mendapatkan pelatihan secara khusus untuk digital ini. Oleh karena itu, pihaknya optimis target 20 ribu di Jatim dapat terpenuhi.

"Namun tentu dengan dukungan program-program yang disiapkan oleh pemerintah pusat bersama pemerintah daerah. Nah kita targetkan angka yang memang cukup tinggi, supaya jauh lebih banyak lagi dari sekarang," ujarnya.

Menkomdigi berharap, talenta digital ini dapat diaplikasikan terhadap berbagai bidang. "Teknologi di bidang kesehatan, ataukah di bidang-bidang yang prioritas dari Ibu Gubernur. Jadi kita bisa sesuaikan di situ," tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimis bahwa talenta digital Jawa Timur yang semakin mendunia. Bahkan siap menjadi co-creator.

"Jika selama ini kreator utama berasal dari Komdigi, maka Jawa Timur sudah sangat memungkinkan untuk berperan sebagai mitra pencipta bersama," ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Gubernur Khofifah, program besar pemerintah terkait efisiensi, optimalisasi layanan publik, Satu Data Indonesia, serta peningkatan employability dapat dimaksimalkan. Seluruh sektor akan bergerak menuju penyerapan tenaga kerja yang lebih baik.

"Tren sektor yang menurun dan yang tumbuh tentu akan terus kami cermati," ungkapnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....