FKUB Surabaya Dorong Moderasi Beragama di Media Sosial
- 26 Jan 2026 14:44 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya: Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Surabaya, Andi Hariyadi, menekankan penguatan moderasi beragama di media sosial. Hal itu disampaikan dalam siaran Radio Republik Indonesia Surabaya, Senin, 26 Januari 2026.
Menurutnya, media sosial memudahkan interaksi, tetapi juga memicu konflik akibat hoaks dan konten provokatif. Data Februari 2025 mencatat sekitar 143 juta masyarakat Indonesia aktif menggunakan media sosial.
Platform yang paling banyak digunakan meliputi YouTube, Instagram, WhatsApp, dan Facebook. “Ruang digital harus dikelola dengan bijak agar tidak merusak kerukunan,” ujarnya.
Ia menyoroti meningkatnya paparan paham radikal pada anak melalui media daring. Pada 2025, tercatat sekitar 110 anak terpapar paham radikal melalui rekrutmen digital kelompok ekstrem.
Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan serius bagi persatuan bangsa. Paparan konten radikal dinilai mudah menjangkau anak tanpa pengawasan memadai.
Forum Kerukunan Umat Beragama Surabaya mendorong penguatan pendidikan karakter dan literasi digital. Dialog antaragama serta produksi konten positif dinilai penting menjaga harmoni masyarakat.
“Moderasi beragama adalah sikap seimbang dan tidak ekstrem,” katanya.
Nilai tabayun, ishlah, dan ukhuwah menjadi kunci terwujudnya kerukunan sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....