Ramadan Penguatan Keluarga Sakinah

  • 16 Mar 2026 16:55 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Bulan Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keluarga sakinah yang dilandasi keimanan, kasih sayang, dan tanggung jawab antaranggota keluarga. Hal tersebut disampaikan oleh Nyai Umi Thohiroh, Sekretaris Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur, saat mengisi siaran dialog di RRI Surabaya.

Dalam pemaparannya, Nyai Umi Thohiroh menjelaskan bahwa keluarga dalam Islam tidak hanya memiliki dimensi kemanusiaan, tetapi juga dimensi ilahi. Hubungan suami istri merupakan amanah dari Allah SWT yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab, sebagaimana disampaikan dalam khutbah Nabi Muhammad SAW pada Haji Wada yang mengingatkan umat Islam untuk bertakwa kepada Allah dalam memperlakukan perempuan.

Ia juga menekankan bahwa salah satu fondasi utama dalam membangun keluarga sakinah adalah kafa’ah atau kesesuaian pasangan, terutama dalam hal agama dan ketakwaan. Hal ini sejalan dengan hadis Nabi yang menjelaskan bahwa perempuan dinikahi karena empat hal, yaitu harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya, namun Rasulullah menganjurkan untuk memilih pasangan yang baik agamanya agar kehidupan rumah tangga lebih bahagia.

Menurutnya, ketakwaan menjadi standar kemuliaan manusia sekaligus dasar dalam membangun hubungan keluarga yang harmonis. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Allah menciptakan pasangan hidup agar manusia mendapatkan ketenangan, serta menumbuhkan rasa kasih dan sayang di antara mereka.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perkawinan memiliki berbagai manfaat bagi kehidupan manusia, di antaranya menjaga kehormatan, menyalurkan fitrah manusia secara terhormat, serta melahirkan generasi penerus yang akan melanjutkan tugas kekhalifahan di muka bumi.

Selain itu, tujuan perkawinan dalam perspektif hukum dan ajaran Islam adalah membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Karena itu, kehidupan rumah tangga diharapkan dapat mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Nyai Umi Thohiroh menambahkan bahwa Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai tersebut melalui peningkatan ibadah, komunikasi yang baik dalam keluarga, serta saling mendukung dalam menjalankan kebaikan. Dengan demikian, Ramadhan tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga sarana memperkuat ketahanan keluarga dan melahirkan keluarga sakinah yang membawa keberkahan bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....