Waktu yang Tepat untuk Olahraga saat Puasa
- 23 Feb 2026 09:19 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Olahraga saat menjalani ibadah puasa tetap dianjurkan untuk menjaga kebugaran tubuh, asalkan dilakukan pada waktu yang tepat dan dengan intensitas yang sesuai kondisi fisik. Melansir dari situs ayosehat.kemkes.go.id, aktivitas fisik selama puasa berperan penting dalam menjaga metabolisme dan kesehatan secara menyeluruh. Namun, dokter dan pakar kesehatan menekankan bahwa pemilihan waktu olahraga sangat menentukan kenyamanan serta risiko dehidrasi bagi orang yang berpuasa.
Para ahli kesehatan menyarankan agar olahraga dilakukan sekitar 30–60 menit sebelum waktu berbuka puasa karena energi dari sahur masih tersisa. Waktu ini memungkinkan tubuh memanfaatkan cadangan tenaga dan segera mengisi kembali cairan saat berbuka. Tubuh pun tetap bugar tanpa mengalami penurunan fungsi fisik yang signifikan setelah berolahraga selama puasa.
Pilihan waktu lainnya adalah setelah berbuka puasa, sekitar 1–2 jam setelah makan, ketika tubuh sudah mendapatkan kembali energi dari makanan sahur dan berbuka. Pada fase ini tubuh memiliki sumber energi yang lebih stabil sehingga cocok untuk berolahraga dengan intensitas ringan hingga sedang. Waktu setelah berbuka ini juga mengurangi risiko dehidrasi karena tubuh telah memenuhi kebutuhan cairannya.
Beberapa pakar juga menyebutkan bahwa sebelum sahur bisa menjadi momen yang tepat untuk berolahraga ringan seperti peregangan atau jalan santai. Olahraga ringan sebelum sahur dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan memberi energi untuk menjalankan aktivitas sepanjang hari. Namun, intensitas harus diperhatikan agar tidak menyebabkan kelelahan sebelum puasa dimulai.
| Baca juga: Perlukah Minuman Isotonik saat Berpuasa? |
Dokter juga mengingatkan agar menghindari olahraga berat pada pagi hari saat perut kosong karena tubuh belum menerima asupan energi sejak sahur dan berpeluang cepat kelelahan. Pilihan latihan yang ringan hingga sedang seperti jalan cepat atau yoga lebih aman bagi pelaku puasa yang ingin tetap aktif secara fisik. Hal ini sejalan dengan saran untuk selalu menyesuaikan jenis olahraga dengan kondisi tubuh masing-masing.
Selain menentukan waktu, penting pula menjaga durasi olahraga agar tidak terlalu lama, yaitu sekitar 30–50 menit per sesi untuk menjaga keseimbangan energi tubuh. Istirahat yang cukup dan asupan cairan yang memadai saat berbuka serta sahur juga krusial untuk pemulihan setelah berolahraga selama puasa. Dengan demikian, olahraga saat puasa tetap aman dan bermanfaat.
Dengan mengetahui waktu olahraga yang tepat saat puasa, masyarakat diharapkan dapat menjaga kebugaran tubuh tanpa mengganggu proses ibadah. Perencanaan olahraga yang matang termasuk pemilihan waktu, jenis aktivitas, serta hidrasi cukup akan membantu tubuh tetap fit sepanjang bulan Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....