Tiga Kementerian Terbitkan Jadwal Belajar Ramadan 1447 H

  • 22 Feb 2026 23:42 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyosialisasikan Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1447 H/2026 M kepada seluruh satuan pendidikan, mulai tingkat TK hingga SMA. Sosialisasi tersebut telah dilakukan sejak awal masa libur Ramadan agar sekolah, guru, murid, dan orang tua memahami pengaturan jadwal belajar selama bulan suci.

SEB 3 Menteri ini mengatur pola pembelajaran yang lebih fleksibel dan ramah bagi peserta didik selama Ramadan. Dalam edaran tersebut ditegaskan bahwa kegiatan belajar tidak boleh membebani murid, seperti pemberian pekerjaan rumah (PR) atau proyek yang berlebihan, sehingga siswa tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman.

Pada tanggal 18 hingga 21 Februari 2026, kegiatan belajar dilaksanakan secara mandiri di rumah, tempat ibadah, dan lingkungan masyarakat sesuai dengan penugasan dari sekolah. Pola ini memberikan ruang bagi siswa untuk menyesuaikan ritme belajar dengan kondisi fisik selama awal Ramadan, tanpa tekanan akademik yang berlebihan.

Selanjutnya, mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026, pembelajaran kembali dilaksanakan di sekolah atau satuan pendidikan masing-masing. Kegiatan belajar dianjurkan diisi dengan aktivitas yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, termasuk penguatan karakter dan pembiasaan ibadah.

Sementara itu, pada 16–20 dan 23–27 Maret 2026 ditetapkan sebagai libur bersama Idulfitri. Para murid dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan masyarakat guna mempererat persaudaraan dan persatuan. Seluruh murid dijadwalkan kembali masuk sekolah pada 30 Maret 2026 untuk memulai pembelajaran seperti biasa.

Memasuki hari pertama sekolah di tengah Ramadan, Senin 23 Februari 2026, sejumlah sekolah telah menyiapkan agenda khusus. Di SDN Kertajaya Surabaya, kegiatan Pondok Ramadan 1447 H langsung digelar sejak hari pertama masuk sekolah dengan sistem bergantian untuk tiap jenjang kelas.

Pada 23–24 Februari kegiatan diikuti kelas 1, 25–26 Februari kelas 2, 2–3 Maret kelas 3, 4–5 Maret kelas 4, 6 dan 9 Maret kelas 5, serta 10–11 Maret kelas 6. Masing-masing kelas mengikuti kegiatan selama dua hari. Untuk kelas 1–4, kegiatan berlangsung pukul 07.00–10.00, sedangkan kelas 5–6 hingga pukul 10.05. Rangkaian kegiatan meliputi salat dhuha berjamaah, tadarus Juz ‘Amma, serta edukasi tentang puasa dan Ramadan.

Selain itu, sekolah tersebut juga menggelar kegiatan Takjil On The Street. Pada 9 Maret diikuti siswa kelas 1, 2, dan 5, sementara 11 Maret giliran kelas 3, 4, dan 6. Kegiatan dimulai pukul 15.30 hingga 20.00 dengan agenda berbagi takjil, tadarus Al-Qur’an, berbuka bersama, serta salat Maghrib, Isya, dan Tarawih berjamaah.

Di SDN Kaliasin 1 Surabaya, pembukaan Pondok Ramadan 1447 H dimulai 24 Februari 2026. Hari pertama diikuti kelas 6 pukul 07.30–10.30, sementara kelas 4 dan 5 belajar di rumah, serta kelas 1–3 tetap masuk pembelajaran. Pola bergantian ini berlangsung hingga 3 Maret dengan pembagian jadwal yang disesuaikan tiap jenjang. Adapun di SMPN 1 Surabaya, kegiatan Pondok Ramadan dilaksanakan 5–12 Maret, dimulai kelas 9 pada 5–6 Maret, kelas 8 pada 9–10 Maret, dan kelas 7 pada 11–12 Maret. Melalui kebijakan ini, diharapkan pembelajaran selama Ramadan tetap berjalan efektif sekaligus mendukung pembentukan karakter religius peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....