Tips Sahur Sehat agar Tidak Lemas Sepanjang Hari

  • 19 Feb 2026 08:36 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Puasa Ramadan mengharuskan umat muslim menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, sehingga pilihan menu sahur menjadi kunci agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari. Menurut artikel ayosehat.kemkes.go.id, sahur yang bergizi seimbang dengan karbohidrat kompleks, protein, serta serat dapat memberikan energi yang lebih stabil dibandingkan makanan tinggi gula atau lemak. Sahur juga tidak boleh dilewatkan karena tubuh memerlukan cadangan energi untuk menjalankan aktivitas ibadah dan keseharian.

Salah satu komponen penting dalam sahur sehat adalah konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal yang melepaskan energi secara perlahan ke dalam darah, sehingga membantu menjaga stamina saat berpuasa. Selain itu, protein dari telur, ikan, daging tanpa lemak, tahu, atau tempe berperan dalam menjaga otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Ditambah serat dari buah dan sayuran, menu sahur sehat akan membantu pencernaan tetap lancar dan energi tubuh tetap stabil.

Kementerian Kesehatan RI juga menekankan pentingnya menghindari makanan berlemak tinggi, manis, atau terlalu asin saat sahur karena dapat memicu haus lebih cepat dan menyebabkan tubuh cepat lelah di siang hari. Makanan tinggi garam atau berminyak membutuhkan waktu lebih lama dicerna dan dapat menguras energi tubuh secara tidak efektif. Selain itu, konsumsi makanan pedas juga dapat memicu gangguan pencernaan yang tidak nyaman saat berpuasa.

Selain komposisi makanan, hidrasi tubuh yang cukup menjadi faktor penting agar tidak mudah lemas selama puasa. Kemenkes menganjurkan mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup mulai dari saat berbuka hingga sahur, untuk membantu tubuh tetap terhidrasi. Minuman berkafein seperti kopi dan teh sebaiknya dibatasi karena bersifat diuretik sehingga dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan menyebabkan berkurangnya cairan tubuh.

Beberapa pilihan menu sahur sehat yang direkomendasikan mencakup kombinasi karbohidrat kompleks dan protein, seperti nasi merah dengan lauk ayam panggang dan sayuran, roti gandum dengan telur rebus, atau oatmeal dengan buah dan yoghurt. Menu-menu tersebut selain memenuhi kebutuhan energi juga memberikan nutrisi penting seperti vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh selama puasa. Memilih lauk dan makanan yang mudah dicerna juga membantu tubuh menyimpan energi cadangan lebih efektif.

Terakhir, membuat sahur menjadi kebiasaan rutin dengan menu seimbang serta mengatur porsi makan yang tidak berlebihan namun penuh nutrisi, merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan selama Ramadan. Dengan demikian, tubuh akan tetap bugar, terhidrasi, dan tidak mudah lemas meski menjalani puasa seharian penuh. Tips sahur sehat seperti ini tak hanya membantu secara fisik, tetapi juga mendukung kesiapan menjalankan ibadah secara penuh tanpa gangguan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....