STIE Pembangunan Tanjungpinang Lepas 499 Mahasiswa Wisuda Ke-XIV

  • 26 Feb 2025 14:36 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Generasi muda adalah penentu masa depan bangsa. Untuk itu Indonesia harus mempersiapkan generasi mudanya dengan pendidikan yang terbaik dan menempuh pendidikan di tempat yang terbaik. Hal itu bisa didapatkan melalui Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STIE Pembangunan Tanjungpinang.

Ketua STIE Pembangunan Tanjungpinang, Charly Marlinda, mengatakan pada rangkaian acara sidang senat terbuka Wisuda Ke-XIV Program Sarjana (S1) tahun 2025 di Hotel CK Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (25/2/2025), saat ini memiliki delapan program MBKM yang aktif dijalankan. Termasuk program magang yang berkolaborasi dengan berbagai dunia usaha yang ada di tingkat lokal maupun internasional.

Ratusan mahasiswa yang sudah diwisuda tersebut merupakan masa depan bangsa yang telah terlatih baik segi keilmuan, keahlian maupun pengalaman. Hal itu ditopang dengan berbagai program yang mereka jalani pada masa perkuliahan.

Melalui event tersebut, sebanyak 499 mahasiswa STIE Pembangunan Tanjungpinang telah resmi menyandang gelar sarjana. Para wisudawan dan wisudawati itu tersebut berasal dari dua program studi yaitu Manajemen dan Akuntansi.

Charly juga berharap kepada para wisudawan dan wisudawati agar bisa mengimplementasikan ilmu-ilmu yang telah diperoleh selama menimba ilmu di STIE Pembangunan untuk keberhasilan masa depan . "Semoga dapat menunjang program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Berdirinya STIE Pembangunan berawal dari letak geografis Kota Tanjungpinang sebagai ibu kota Propinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang memiliki peranan yang cukup besar dalam menunjang pembangunan Propinsi Kepri khususnya dan pembangunan Nasional pada umumnya.

Hal tersebut dikarenakan Propinsi Kepri mempunyai potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia masih belum dimanfaatkan dan diolah sepenuhnya dalam pelaksanaan pembangunan. Dengan pertimbangan akan terjadinya perkembangan pembangunan yang lebih pesat disegala sektor yang akan membutuhkan tenaga-tenaga muda yang profesional pada masa-masa yang akan datang.

Dengan demikian, maka Yayasan Pembangunan Pendidikan Kejuruan (YPPK) Tanjungpinang, yang selama ini telah mengelola Pendidikan Menengah Kejuruan, yaitu SMK Pembangunan membulatkan tekad dengan menyelenggarakan pendidikan yang lebih luas namun tetap bermutu.

Atas musyawarah Pengurus Yayasan Pembangunan Pendidikan Kejuruan (YPPK) Tanjungpinang, maka Akademi yang keberadaannya telah diakui oleh Mendikbud RI melalui Surat Keputusan No. 10/D/O/1998 tanggal 23 Pebruari 1998 diberi nama AKADEMI AKUNTANSI PEMBANGUNAN dengan singkatan AAP Tanjungpinang.

Selanjutnya Pada tahun 2006 Yayasan Pembangunan Pendidikan Kejuruan (YPPK) Tanjungpinang mengajukan proposal pengembangan Akademi Akuntansi Pembangunan (AAP) Tanjungpinang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang ke Dirjen Pendidikan Tinggi Jakarta. Setelah melalui proses yang panjang akhirnya pada tahun 2008 ijn STIE Pembangunan Tanjungpinang keluar dengan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 160/D/O/2008 tanggal 05 Agustus 2008 tentang Pemberian ijin Penyelenggaraan Program-Program Studi Baru dan Perubahan Bentuk Akademi Akuntansi Pembangunan di Tanjungpinang menjadi STIE Pembangunan Tanjungpinang diselenggarakan oleh Yayasan Pembangunan Pendidikan Kejuruan Tanjungpinang.

Seiring berjalannyanya waktu STIE Pembangunan Tanjungpinang telah menghasilkan ribuan alumni yang telah menduduki jabatan strategis baik di pemerintahan mau pun swasta baik di dalam maupun diluar negeri. Hingga Saat inin STIE pembangunan Tanjungpinang terus berbenah mengikuti perkembangan yang terjadi di masyarakat untuk bisa eenghasilkan alumni dengan kemampuan dan keahlian yang terus berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....