52 Atlet Jatim di Asian Games, Bukti Pembinaan Daerah Menembus Level Asia
- 17 Sep 2026 10:10 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Jawa Timur kembali menjadi salah satu daerah yang memberikan kontribusi besar bagi Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sebanyak 52 atlet dan 16 pelatih asal Jatim akan ambil bagian dalam pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.
Para atlet Jatim tersebar di 15 cabang olahraga. Mereka akan membawa pengalaman dari berbagai kompetisi untuk memperkuat Indonesia dalam Asian Games yang berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Bagi KONI Jawa Timur, keikutsertaan puluhan atlet tersebut bukan sekadar soal jumlah. Kehadiran mereka menjadi gambaran hasil pembinaan olahraga daerah yang kini berlanjut ke level internasional.
Ketua Umum KONI Jawa Timur M.Nabil menyebut keberadaan 52 atlet Jatim di kontingen nasional menjadi kebanggaan bagi masyarakat Jawa Timur. Di saat bersamaan, ia mengingatkan adanya tanggung jawab untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia.
"Kami atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mohon doa restu atas terpilihnya atlet-atlet Jawa Timur yang mengikuti event Asian Games. Total ada 52 atlet, 16 pelatih, dan 15 cabang olahraga yang terlibat," kata Nabil.
Sejumlah nama familiar dari dunia olahraga nasional masuk dalam daftar tersebut. Dari tenis lapangan, Jatim diwakili Christopher Benjamin Rungkat, M Rifqi Fitriadi, Aldila Sutjiadi, dan Priska Madelyn Nugroho.
Cabang padel memiliki Beatrice Gumulya, sedangkan Faizzatus Shoimah memperkuat tim basket 5×5 Indonesia.Di lintasan balap sepeda, terdapat Dewika Mulya Sova, Muhammad Syelhan Nurrahmat, M Andy Royan, dan Dika Alif Dhentaka.
Sementara dari wushu, Jatim mengirim Ahmad Ghozali Fuaiz. Cabang bola voli indoor juga diperkuat sejumlah atlet asal Jatim, yakni Giovanny Yoku, Putri Nur Hidayati Agustin, Geofanny Eka Cahyaningtyas, Ajeng Nur Cahaya, dan Khanza Putri Yansi Ganesti.
Kontribusi lainnya datang dari cabang hockey. Tiga atlet Jatim yang masuk skuad Indonesia adalah Ferdian Fathur Rohman, M Hendri Firdaus, dan Andrea Guntara Adi.
Keberadaan atlet Jatim dalam kontingen nasional menjadi bagian dari kesinambungan pembinaan olahraga di daerah. Atlet yang sebelumnya dibentuk melalui kompetisi dan pembinaan di tingkat lokal kini mendapat kesempatan membawa nama Indonesia di ajang multievent Asia. Nabil berharap para atlet tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi mampu memberikan kontribusi terhadap prestasi Indonesia.
“Mudah-mudahan mereka bisa berkontribusi untuk Indonesia dan memberikan sesuatu yang terbaik untuk prestasi Jawa Timur di kancah internasional,” ujarnya.
Menurut Nabil, kiprah tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan hasil pembinaan olahraga Jawa Timur di tengah persaingan atlet-atlet terbaik Asia. Ini sesuai dengan motto yang selalu digaungkan Jawa Timur yaitu dari Jawa Timur untuk Indonesia Menuju Prestasi Dunia
Di tengah dominasi atlet Jatim dalam kontingen Indonesia, terdapat satu nama potensial yang tidak masuk dalam skuad tenis Asian Games 2026, yakni Janice Tjen. Petenis asal Jawa Timur yang saat ini berada di peringkat 36 dunia tersebut memilih menjalani agenda WTA Tour melalui turnamen WTA 1000 Beijing, China. Jadwal turnamen itu bertepatan dengan pelaksanaan cabang tenis Asian Games Aichi-Nagoya.
Absennya Janice membuat daftar wakil Jawa Timur di Asian Games 2026 berkurang satu nama. Namun, kontribusi Jatim tetap terlihat melalui 52 atlet yang tersebar di 15 cabang olahraga. Kini, para atlet tersebut membawa satu misi yang sama: mengubah kesempatan tampil di panggung Asia menjadi prestasi untuk Indonesia dan Jawa Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....