Fajar/Fikri Tembus Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF

  • 21 Agt 2026 09:20 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India. Fajar/Fikri memastikan tiket perempat final setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju dalam tiga gim.

Bertanding di babak 16 besar, Fajar/Fikri menang dengan skor 21-15, 14-21, 21-12. Fajar mengatakan kemenangan tersebut diraih melalui pertandingan yang tidak mudah. Pasangan Korea dinilai tampil solid sejak awal pertandingan.

“Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran di pertandingan hari ini, dengan kemenangan juga,” ujar Fajar, dikutip dari laman PBSI, Jumat, 21 Agustus 2026. Menurutnya, lawan mampu memberikan tekanan sejak gim pertama dan kedua.

Fajar/Fikri harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan pada gim pertama. “Start awal gim pertama dan kedua mereka sangat baik, tapi untungnya di gim pertama kami bisa membalikkan keadaan,” katanya.

Fajar mengakui kondisi lapangan turut memengaruhi permainan pada gim kedua. Perubahan arah angin membuat mereka kesulitan melakukan adaptasi dengan cepat.

“Berbeda dengan gim kedua, kami tidak bisa membalikkan keadaan karena memang kondisi lapangan yang kalah angin,” katanya. Memasuki gim penentuan, Fajar/Fikri tidak ingin kembali tertinggal sejak awal.

Mereka langsung meningkatkan agresivitas untuk mengendalikan jalannya pertandingan. “Gim ketiga akhirnya kami tidak mau kalah start lagi, kami langsung bermain dengan sangat agresif,” ujar Fajar.

Meski meraih kemenangan, Fajar mengaku belum puas dengan penampilannya. Ia berharap dapat meningkatkan permainan pada pertandingan berikutnya.

“Walau menang, tapi tadi saya bermain kurang baik. Semoga besok bisa menampilkan yang jauh lebih baik dengan kondisi yang baik juga,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Shohibul Fikri menilai pasangan Korea menunjukkan perkembangan dibandingkan pertemuan sebelumnya. Kang/Ki tampil lebih aman, rapi, dan memiliki tekanan pukulan yang kuat.

“Pasangan Korea dibandingkan pertemuan terakhir ada perbedaan. Mereka lebih safe, lebih rapi dan tenaganya juga lebih memaksa,” kata Fikri.

Fikri mengakui dirinya bersama Fajar kurang siap menghadapi pola permainan lawan pada awal pertandingan. Adaptasi terhadap kondisi lapangan juga dinilai belum berjalan maksimal.

“Dari kami berdua memang kurang siap. Start-nya sangat buruk, terutama di gim kedua,” ujarnya.

Menurut Fikri, kondisi angin di lapangan tiga terasa lebih kuat sehingga memengaruhi strategi permainan. Ia dan Fajar perlu mempercepat adaptasi terhadap kondisi lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....