KONI Jatim Gandeng Australia Barat, Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet

  • 13 Agt 2026 12:19 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - KONI Jawa Timur memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Negara Bagian Australia Barat melalui penandatanganan Technical Agreement di bidang olahraga. Kesepakatan ini menjadi bagian dari implementasi hubungan Sister-State yang telah terjalin sejak 1991.

Kerja sama diarahkan pada program konkret untuk mendukung kemajuan olahraga, mulai dari olahraga prestasi, pendidikan, olahraga rekreasi, peningkatan partisipasi masyarakat, pembinaan atlet berbakat, hingga pengembangan industri olahraga.

Dalam olahraga prestasi, kedua pihak membuka peluang pertukaran pengetahuan, pengalaman, metode pelatihan, dan kompetisi. Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil menegaskan, kesepakatan tersebut bukan sekadar seremoni.

"Kami memandang Australia, khususnya Australia Barat, sebagai mitra strategis yang memiliki pengalaman, sistem, dan keahlian yang maju dalam pengembangan olahraga prestasi," kata Nabil dalam keterangan resminya.

Salah satu fokus kerja sama adalah meningkatkan kualitas pembinaan atlet melalui transfer pengetahuan, termasuk peningkatan kualitas pelatih, penyusunan program latihan, pengaturan beban latihan, dan evaluasi performa.

"Bagi Jawa Timur, dukungan teknis dan transfer keahlian sangat penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi tingkat nasional dan internasional, khususnya PON XXII Tahun 2028,” lanjut Nabil.

Ia menekankan, prestasi olahraga harus dibangun melalui pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan, dengan dukungan perencanaan, kepelatihan, ilmu pengetahuan, kedisiplinan, dan evaluasi.

"Kami ingin memastikan bahwa keberhasilan olahraga tidak diraih secara kebetulan, tetapi dibangun melalui perencanaan yang matang, kepelatihan berkualitas tinggi, dukungan ilmiah, kedisiplinan, serta evaluasi yang berkelanjutan," katanya.

Kerja sama juga mencakup pengembangan sumber daya manusia olahraga, termasuk pelatih, administrator, dan pengelola olahraga melalui pendidikan, pelatihan, serta peningkatan kapasitas.

Selain itu, kedua pihak membuka kolaborasi dalam keselamatan olahraga, rehabilitasi medis, penelitian, data dan statistik, pengelolaan fasilitas, pencegahan penggunaan obat terlarang, serta tata kelola olahraga.

Di bidang olahraga masyarakat, program bersama diarahkan untuk meningkatkan partisipasi warga melalui kegiatan berbasis komunitas sehingga manfaat kerja sama tidak hanya dirasakan atlet berprestasi.

Technical Agreement berlaku selama empat tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan tertulis. Pelaksanaan program menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan sumber daya masing-masing pihak.

Perjanjian ditandatangani Muhammad Nabil atas nama KONI Jatim dan Bryce Green, WA Government Investment and Trade Commissioner to Indonesia, mewakili Pemerintah Negara Bagian Australia Barat.

Bryce Green menyambut positif kelanjutan kerja sama tersebut. Menurutnya, hubungan Jawa Timur dan Australia Barat memiliki sejarah panjang yang menjadi dasar kuat untuk mengembangkan kolaborasi olahraga.

"Kerja sama ini memang layak dilakukan dan dilanjutkan karena Jawa Timur dan Australia Barat memiliki sejarah persahabatan yang panjang. Demikian juga, khususnya dengan KONI Jawa Timur, yang sejak 2019 sudah menjalin kerja sama," tegas Bryce.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....