KAI Ngebel KOM 2026 Sukses Tarik 500 Cyclist dari Tujuh Negara
- 02 Agt 2026 08:56 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kehadiran KAI Ngebel KOM 2026 tak hanya menghadirkan ajang balap sepeda baru, tetapi juga membuka peluang pengembangan sport tourism di kawasan Madiun dan Ponorogo. Pada debutnya, event yang digagas Mainsepeda itu langsung menarik sekitar 500 cyclist dari 210 komunitas, 89 kota, 20 provinsi, dan tujuh negara.
Ratusan peserta dilepas dari Kantor KAI Daop 7 Madiun, sebelum menempuh rute menuju Telaga Ngebel, Ponorogo. Tingginya minat peserta membuat kuota pendaftaran ditutup lebih awal karena telah melampaui target penyelenggara.
Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun menilai penyelenggaraan event tersebut memberi dampak langsung bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah disebut turut menggerakkan aktivitas hotel, kuliner, hingga pelaku usaha lokal.
"Hotel-hotel penuh, kuliner ramai dikunjungi, dan masyarakat mendapat kesempatan untuk menunjukkan keramahan khas Madiun," ujarnya, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Bagus mengaku tidak menyangka jumlah peserta mencapai 500 cyclist. Padahal, target awal penyelenggara hanya sekitar 300 peserta.
"Mainsepeda ini luar biasa. Dampaknya bagi ekonomi dan pariwisata tentu sangat terasa. Harapan kami, tahun berikutnya kegiatan seperti ini bisa kembali digelar di Madiun," katanya.
Founder Mainsepeda Azrul Ananda juga menyebut antusiasme peserta di luar perkiraan. Bahkan, penyelenggara terpaksa menutup pendaftaran lebih cepat karena tingginya permintaan.
"Kami tidak menyangka. Biasanya kalau bukan Bromo KOM, pesertanya tidak sebanyak ini. Tapi kali ini langsung 500 peserta dan kami bahkan harus menutup pendaftaran karena permintaan begitu tinggi," ujar Azrul.
Menurut Azrul, tingginya animo tersebut menunjukkan cyclist Indonesia selalu antusias mencoba rute baru. Karena itu, Mainsepeda terus menghadirkan destinasi berbeda untuk memberikan pengalaman bersepeda yang lebih beragam. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Madiun yang ikut menyukseskan penyelenggaraan event perdana tersebut.
"Tepuk tangan juga untuk Kota Madiun yang asyik banget. Terima kasih kepada Bapak Plt Wali Kota Madiun," katanya.
KAI Ngebel KOM 2026 menawarkan rute sejauh kurang dari 100 kilometer dengan tantangan utama tanjakan sepanjang 15 kilometer menuju Telaga Ngebel di kaki Gunung Wilis. Dibandingkan seri Mainsepeda lainnya, rute ini dinilai lebih ramah bagi cyclist pemula, namun tetap menghadirkan persaingan ketat di kategori elite.
Selain diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, event ini juga diikuti cyclist dari Australia, Tiongkok, Kolombia, Prancis, Jerman, dan Belanda. Kehadiran peserta internasional semakin memperkuat posisi KAI Ngebel KOM sebagai destinasi sport tourism baru di Jawa Timur sekaligus membuka peluang ekonomi bagi kawasan Madiun dan Ponorogo
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....