Surabaya Juara Umum Kejurda Finswimming Jatim 2026

  • 11 Mei 2026 21:17 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Kota Surabaya berhasil keluar sebagai juara umum dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Finswimming Jawa Timur 2026 yang digelar di Kolam Renang Veteran Lumajang. Tim kota pahlawan itu mengukuhkan diri sebagai juara umum dengan perolehan 34 emas, 40 perak, dan 33 perunggu.

Di peringkat kedua dan kertiga diisi Kota Kediri dan Kabupaten Pasuruan. Sementara Kabupaten Malang dan Kabupaten Nganjuk melengkapi peringkat empat dan lima besar.

Ketua Umum POSSI Jawa Timur, Mirza Muttaqien, menegaskan bahwa Kejurda memiliki peran penting dalam pembinaan atlet jangka panjang di daerah. Ia menyebut ajang ini sebagai ruang bagi atlet muda untuk berkembang dan mengasah kemampuan.

“Kami ingin atlet-atlet dari daerah juga punya panggung yang sama untuk berkembang dan bermimpi lebih jauh,” ujarnya, Senin, 11 Mei 2026.

Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurda juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Selama kegiatan berlangsung, hotel, penginapan, hingga pusat kuliner di Lumajang mengalami peningkatan aktivitas akibat kedatangan atlet, pelatih, official, serta keluarga peserta.

Mirza menambahkan bahwa dari kejuaraan ini muncul harapan besar bagi masa depan olahraga finswimming di Jawa Timur. Ia optimistis para atlet muda yang tampil akan menjadi representasi daerah bahkan Indonesia di masa mendatang.

"Dari arena Kejurda ini, harapan besar mulai tumbuh bahwa para atlet muda yang hari ini bertanding akan menjadi wakil Jawa Timur, bahkan Indonesia, di masa depan. Dari kolam di Lumajang, mimpi-mimpi itu perlahan mulai berenang menuju panggung yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Ajang ini menjadi panggung kompetisi bergengsi bagi ratusan atlet muda dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Selama tiga hari pelaksanaan, sebanyak 654 atlet dari berbagai kabupaten dan kota ambil bagian dalam 144 nomor perlombaan. Kompetisi ini mempertandingkan berbagai kelompok usia, mulai dari kategori dini hingga senior.

Sejumlah nomor seperti surface, bifin, estafet, hingga apnea menjadi daya tarik tersendiri selama kejuaraan berlangsung. Pada nomor apnea, suasana arena bahkan sempat hening karena atlet harus menyelesaikan lintasan tanpa mengambil napas di permukaan air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....