Timnas Futsal Indonesia Gelar Seleksi Talenta Muda Jatim Terbaik
- 11 Mei 2026 20:36 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Seleksi pemain Timnas Futsal Indonesia KU-17 untuk regional Jawa Timur digelar di Lapangan Bay Arena, Kenjeran, Surabaya, Senin, 11 Mei 2026, sore. Seleksi ini menjadi tahap akhir pencarian talenta muda dari berbagai daerah untuk dipersiapkan menuju agenda internasional, termasuk turnamen di Spanyol.
Staf pelatih Timnas Futsal, Reka Cahya mengatakan jumlah pemain yang mengikuti seleksi sebelumnya mencapai ratusan orang. Namun federasi memberikan kuota agar proses seleksi lebih efektif dan terarah.
“Di seleksi tahap terakhir ini normalnya list pemain sudah sesuai target. Sebelumnya juga sudah ada seleksi dari tingkat AFP masing-masing yang jumlahnya sampai ratusan pemain, tapi dengan kesepakatan federasi diberikan kuota agar lebih efektif,” kata Reka.
Reka menjelaskan setiap daerah diberi kewenangan untuk menentukan jumlah pemain yang direkomendasikan ke tahap nasional sesuai potensi yang dimiliki. Pemain yang terpilih nantinya akan diranking sebelum diputuskan masuk training camp atau pre-training camp.
“Kita di sini bisa mengambil kuota nol, satu, tiga atau bahkan semua pemain tergantung potensi di masing-masing daerah. Kalau masuk ranking lima besar kemungkinan langsung training camp, sedangkan ranking berikutnya akan mengikuti pre-training camp,” ujarnya.
Pihaknya menyebut standar pemain yang dicari minimal setara dengan skuad Timnas U-16 yang tampil di AFF sebelumnya. Tim pelatih berharap kualitas pemain yang ditemukan dalam seleksi kali ini bahkan bisa melampaui standar tersebut.
“Mungkin untuk spesifiknya minimal seperti Timnas U-16 di AFF kemarin. Itu standar yang kita inginkan, dan harapannya ada yang lebih dari itu,” katanya.
Reka menambahkan keputusan akhir pemain yang lolos tetap berada di tangan tim pusat. Tim pelatih daerah hanya bertugas memberikan rekomendasi berdasarkan hasil pemantauan dan rekaman video pemain selama seleksi berlangsung.
“Kita punya ranking, tapi keputusan tetap di pusat. Tugas kita mencari bakat di daerah lalu mereport dan mengirim rekomendasi beserta video agar pusat bisa melihat langsung potensi pemain,” ucapnya.
Sementara itu, asisten pelatih Timnas Futsal, Anza Rizal mengatakan proses seleksi dilakukan dengan sejumlah kriteria khusus. Penilaian tidak hanya berdasarkan kemampuan individu, tetapi juga kemampuan bermain dalam tim.
“Yang jelas pemain potensial pasti ada, cuma kita punya kriteria-kriteria tertentu dan nanti tetap ada penilaian lagi dari pusat. Jadi kita hanya merekomendasikan berdasarkan ranking sebelum difilter kembali. Kita melihat potensi dirinya, mulai dari taktikal individu, teknikal, sampai bagaimana dia bermain dalam tim. Penilaiannya seperti itu,” katanya.
Menurut Anza, seleksi ini dipersiapkan untuk menghadapi turnamen di Spanyol sekaligus pemerataan kualitas pembinaan futsal di seluruh Indonesia. Dengan standar yang sama, para pemain daerah diharapkan tidak mengalami kesulitan ketika masuk ke level tim nasional.
“Intinya bukan hanya untuk turnamen di Spanyol, tapi juga pemerataan standar pembinaan. Jadi pelatih di tiap daerah tahu standar pemain timnas seperti apa dan anak-anak tidak kaget ketika masuk pusat,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....