Delapan Pemain Dipanggil, Persaingan Timnas 3x3 Putra Makin Ketat

  • 21 Agt 2026 12:23 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya- Sebanyak delapan pemain dipanggil DPP PERBASI untuk melanjutkan proses seleksi persiapan Timnas Basket 3x3 Putra menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pemanggilan ini berdasarkan surat pemanggilan bernomor 545/DPP/VIII/2026 tertanggal 19 Agustus 2026.

Delapan nama tersebut bukan wajah baru dalam persiapan tim. Sebelumnya, mereka juga masuk dalam skuad yang diproyeksikan menghadapi FIBA 3x3 Challenger di Batam pada akhir Juli lalu. Ketika itu, sebanyak 11 pemain dibagi ke dalam dua tim, yakni Waisai dan Balige.

Kini, delapan pemain yang melanjutkan persiapan menuju Asian Games 2026 pada 19 September-4 Oktober adalah Erick Ibrahim Junior (Dewa United), Mohammed Aymane Garudi Arip dan Justin Jaya Wiyanto (Tangerang Hawks), Halmaheranno Aprianto Lolaru Hady dan Richard Cornellius (Hangtuah Jakarta), Daffa Dhoifullah (Pacific Caesar Surabaya), Almando Davin Nepa Bait (Borneo Hornbills), serta Aven Ryan Pratama (Kesatria Bengawan Solo).

Sementara itu, Aaron Nathanael, Hosea Kenneth, I Made Duta, dan Hakim Malano yang sebelumnya masuk dalam daftar pemanggilan untuk Challenger Batam telah dikembalikan ke klub masing-masing. Dalam proses seleksi, DPP PERBASI juga melakukan penyesuaian komposisi pemain. Almando Davin dari Borneo Hornbills dipanggil untuk menggantikan Daffa Dhoifullah yang dibutuhkan Timnas Basket 5x5 Putra dalam training center menuju Asian Games 2026.

Timnas Basket 3x3 Putra berada di bawah komando Pelatih Nico Donnda Fitzgerald. Bastian Arief dipercaya sebagai manajer tim, dengan dukungan dua asisten pelatih, Yoshua Rudolf dan Alfa Hari Kusumanegara Paker.

Manajer Timnas Basket 3x3 Putra, Bastian Arief, menegaskan bahwa delapan pemain tersebut masih berada dalam tahap seleksi. Mereka harus kembali bersaing untuk mendapatkan tempat dalam komposisi utama yang akan dibawa ke Asian Games 2026.

Setelah menjalani Challenger Batam, para pemain terus mendapatkan menu latihan fisik. Mereka juga menjalani sejumlah uji coba dan game internal sebagai bagian dari upaya meningkatkan chemistry sekaligus mempertajam strategi permainan.

“Regulasi Asian Games 2026 yang mewajibkan pemain U23 untuk 3x3 menjadi tantangan tersendiri dalam membentuk tim. Kami memaksimalkan waktu dan pemain terpilih untuk membentuk tim terbaik,” ungkap Bastian, dalam keterangan resmi yang diterima RRI Surabaya, Jumat, 21 Agustus 2026

Tantangan berikutnya adalah menentukan empat pemain terbaik. Pasalnya, hanya empat pemain yang nantinya dibawa ke Jepang untuk berlaga di Asian Games 2026.

Karena itu, sisa waktu persiapan menjadi periode krusial bagi tim pelatih dan pemain. Setiap latihan serta pertandingan akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan siapa yang paling siap membawa nama Indonesia.

“Kami akan menempa pemain untuk lihat progres pemain selama latihan dengan ikuti dua Challenger terdekat sebelum ke Asian Games 2026,” ujar Bastian.

Dua agenda Challenger tersebut adalah FIBA 3x3 Kaohsiung Challengers 2026 pada 05-06 September 2026 dan FIBA 3x3 Aichi Challengers 2026 pada 10-11 Oktober 2026. Bastian pun berharap dukungan masyarakat Indonesia terus mengiringi perjalanan tim hingga ajang Asian Games 2026.

“Mohon doa dan dukungan masyarakat Indonesia agar Timnas Kita bisa menjalani persiapan dengan lancar dan pada Asian Games nanti memberikan permainan terbaik untuk kebanggaan Indonesia,” ucap Bastian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....