Surabaya Dominasi Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota 2026
- 27 Apr 2026 09:00 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026 tak hanya menjadi arena perebutan gelar, tetapi juga panggung pembuktian perkembangan olahraga bela diri di Surabaya. Penutupan kejuaraan yang berlangsung meriah ini sekaligus menandai keseriusan pemerintah kota dalam membangun ekosistem olahraga, khususnya muaythai, di tengah perayaan Hari Jadi Kota Surabaya ke-733.
Sepanjang turnamen, atmosfer kompetitif terasa kuat. Para atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur saling unjuk kemampuan, menciptakan pertandingan yang tidak hanya sengit tetapi juga berkualitas. Bagi tuan rumah, momentum ini dimanfaatkan sebagai tolok ukur kesiapan menghadapi agenda olahraga yang lebih besar.
Surabaya Dominasi Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota 2026menilai penyelenggaraan tahun ini menunjukkan hasil menggembirakan, terutama dari sisi peningkatan kualitas atlet lokal. “Kejuaraan ini berlangsung sukses dan kompetitif. Atlet-atlet Surabaya menunjukkan performa yang membanggakan. Ini menjadi indikator positif dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang,” ujar Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Kota Surabaya, Indriatno Heryawan.
Ia menjelaskan, kehadiran peserta dari berbagai daerah turut mendorong standar pertandingan menjadi lebih tinggi. Situasi tersebut memberi keuntungan tersendiri bagi atlet Surabaya untuk mengasah kemampuan melalui pengalaman bertanding langsung.
“Dengan hadirnya atlet dari berbagai daerah, kualitas pertandingan menjadi lebih baik. Ini penting sebagai ajang sparing bagi atlet kami untuk mengukur kemampuan sekaligus memperbaiki kekurangan menjelang Porprov 2027,” ujarnya.
Di balik capaian tersebut, Indriatno menekankan pentingnya konsistensi pembinaan. Menurutnya, perkembangan muaythai di Surabaya tidak terjadi secara instan, melainkan hasil kolaborasi antara pemerintah dan berbagai organisasi olahraga yang terus mendorong pembinaan berkelanjutan.
“Antusiasme atlet dan masyarakat sangat tinggi. Meski muaythai tergolong cabang olahraga yang relatif baru, perkembangannya cukup pesat di Surabaya berkat pembinaan yang berkelanjutan,” katanya.
Hasil akhir kejuaraan pun menjadi bukti nyata. Kontingen Surabaya sukses keluar sebagai juara umum, sebuah pencapaian yang mendapat apresiasi dari pemerintah kota atas kerja keras atlet dan pelatih. Tak berhenti di situ, dukungan terhadap atlet berprestasi juga akan terus diperkuat, termasuk melalui program beasiswa dan pembinaan jangka panjang sebagai investasi masa depan olahraga daerah.
“Kami akan terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk pembinaan maupun akses beasiswa bagi atlet berprestasi. Harapannya, mereka dapat terus berkembang dan membawa nama Surabaya ke tingkat yang lebih tinggi,” ucap Indriatno.
Melalui kejuaraan ini, Surabaya tidak hanya menutup satu kompetisi, tetapi juga membuka peluang lahirnya generasi atlet muaythai baru yang siap bersaing di level provinsi hingga nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....