Maimo Resto Hadirkan Kuliner Khas Manado Halal di Surabaya

  • 16 Sep 2026 03:45 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Kuliner nusantara khas Manado kini semakin mendapat tempat di hati pencinta kuliner Kota Surabaya. Kehadiran Maimo Resto di Mall Ciputra World Surabaya menjadi bukti bahwa hidangan pesisir khas Sulawesi Utara ini kian digemari, terutama dengan konsep unik yang disusungnya: serba halal dan berfokus penuh pada olahan hasil laut segar.

Sejak resmi beroperasi sebagai cabang baru pada 6 Januari 2026 lalu, Maimo Resto di Ciputra World Surabaya menawarkan alternatif hidangan pescatarian yang menyehatkan tanpa mengurangi keautentikan rasa pedas dan kaya rempah khas Minahasa. Cabang anyar ini melengkapi keberadaan pusat Maimo Resto di kawasan Graha Famili yang telah berdiri kokoh selama dua tahun terakhir.

Owner Maimo Resto, Karoline, menjelaskan bahwa keputusan memilih konsep halal dan fokus pada olahan ikan merupakan langkah strategis untuk menjangkau pasar Surabaya yang sangat luas. Mengingat masakan Manado pada umumnya akrab dengan olahan non-halal, Maimo Resto hadir memberikan kenyamanan bagi semua kalangan penikmat kuliner.

"Kalau orang mendengar kuliner Manado, biasanya identik dengan rasa pedas atau hidangan non-halal. Di Maimo Resto, kami buat seratus persen halal dan spesialis di olahan ikan saja. Kami tidak menyajikan daging ayam maupun sapi, jadi konsepnya memang pescatarian," ujar Karoline saat ditemui di Maimo Resto Ciputra World Surabaya.

Di antara sekian banyak variasi sajian, menu bakaran rahang tuna dan dada tuna (tuna belly) menjadi primadona utama yang paling diburu pelanggan. Karoline mengungkapkan keunggulan olahan bakarannya terletak pada teknik pengolahan yang menjaga tekstur daging tetap lembut dan basah (juicy), dipadukan dengan bumbu racikan khas yang meresap sempurna hingga ke serat daging.

"Klaim kami dibanding tempat lain ada pada tekstur ikannya yang tidak terlalu kering saat dibakar, tetap juicy, dan porsinya besar. Menu rahang tuna harganya di kisaran Rp90 ribuan dan sangat cukup diporsi untuk makan dua orang. Selain bakaran, kami punya pilihan berkuah seperti tuna woku belanga seharga Rp55 ribu dan tuna kuah asam," tambahnya.

Tak hanya menu hidangan utama, sajian unik lainnya yang berhasil mencuri perhatian warga Kota Pahlawan adalah pisang goreng sambal roa serta bubur Manado (tinutuan). Pisang goreng yang disajikan menggunakan jenis pisang kepok mengkal bersensasi gurih, dimakan bersama cocolan sambal dari ikan roa asli Manado—berbeda dengan tradisi olahan pisang manis pada umumnya di Pulau Jawa.

"Respon pengunjung sangat luar biasa. Kami pernah mencatat rekor penjualan pisang goreng sambal roa hingga 40 porsi dalam sehari, sedangkan bubur Manado kami pernah mendekati 30 porsi sehari. Bubur Manado kami juga digemari karena memakai labu berkualitas yang membuat warnanya manis alami, sekaligus menjadi pilihan menu sehat vegetarian," ujar Karoline.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....