Gandasturi, Camilan Tradisional Khas Betawi
- 22 Mei 2026 14:46 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gandasturi merupakan salah satu jajanan tradisional khas Indonesia yang masih bertahan di tengah gempuran makanan modern. Gandasturi adalah salah satu jajanan tradisional khas Betawi yang memiliki cita rasa manis dan gurih. Camilan ini sekilas mirip bakpia Yogyakarta ini sama-sama menggunakan isian kacang hijau yang dihaluskan. Namun proses pembuatan Gandasturi cukup unik.
Nama “gandasturi” sendiri sering dikaitkan dengan aroma harum (“ganda”) dari isian kacang hijau yang manis dan bentuknya yang sederhana namun menggugah selera. Meski tergolong makanan sederhana, gandasturi memiliki nilai budaya yang kuat. Keberadaannya saat ini sudah sangat langka.
Mengutip dari laman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia, kikomunal-indonesia.dgip.go.id, Gandasturi adalah salah satu kue khas Betawi, yang dibuat dari bahan utama kacang hijau yang sudah direndam semalaman hingga empuk kemudian dihaluskan.
Kue ini memiliki kombinasi rasa manis dan gurih yang lezat. Tekstur luar Gandasturi renyah, sementara bagian dalamnya lembut dan manis. Teksturnya renyah di luar namun lembut di dalam, menjadikannya favorit banyak kalangan, terutama sebagai teman minum teh atau kopi.
Tekstur lembut dan kenyal dari adonan kacang hijau yang dilapisi dengan bahan pelapis santan dan gula merah, membuat Gandasturi menjadi pilihan yang sempurna untuk dinikmati sebagai hidangan penutup atau camilan tradisional. Rasanya yang autentik dan tahan lama membuat kue ini menjadi favorit di kalangan masyarakat Betawi.
Dengan kekayaan rasa dan keunikan dalam pembuatannya, Gandasturi menjadi kue yang tidak hanya lezat, tetapi juga mewakili warisan budaya Betawi yang patut dipertahankan dan dijaga kelestariannya. Untuk membuat Gandasturi Manis Renyah, diantaranya dibutuhkan bahan-bahan seperti kacang hijau, santan cair, gula pasir, gula merah, dan daun pandan. Untuk membuatnya, simak petunjuk resep berikut ini.
Bahan-Bahan :
250 gr kacang hijau
65 ml santan cair
3 sdm gula pasir
1 sdm gula merah
1/4 sdt garam
2 lembar daun pandan
1 liter air
Bahan Pelapis :
5 sdm terigu
1 sdm tepung beras
1/4 sdt vanili bubuk
1/4 sdt garam
Air secukupnya
Cara Membuat :
1.Rendam kacang hijau selama semalam agar empuk. Setelah itu, cuci bersih kacang hijau dan tiriskan.
2.Rebus kacang hijau yang sudah direndam hingga empuk dan merekah. Perhatikan tekstur kacang hijau, jika sudah lunak dan mudah hancur, berarti sudah matang. Tiriskan kacang hijau yang telah direbus.
3.Haluskan kacang hijau yang telah direbus. Anda dapat menggunakan blender atau food processor untuk mempermudah proses ini. Pastikan kacang hijau dihaluskan dengan tekstur kasar saja, jangan terlalu halus.
4.Campurkan kacang hijau yang telah dihaluskan dengan gula pasir dan santan. Aduk rata agar bahan-bahan tercampur dengan baik.
5.Masak campuran kacang hijau, gula, dan santan tersebut dengan api sedang. Aduk terus menerus hingga airnya berkurang atau adonan agak mengering. Tujuan dari proses ini adalah mempertemukan rasa dan mengeringkan adonan agar mudah diolah.
6.Setelah air berkurang dan adonan mengering, angkat adonan dari api. Biarkan adonan dingin sebentar agar lebih mudah diolah.
7.Ambil adonan secukupnya dan bulatkan menjadi bentuk pipih atau sesuai keinginan Anda.
8.Siapkan bahan pencelup. Bahan pencelup bisa menggunakan telur kocok atau campuran tepung dan air. Celupkan adonan kacang hijau ke dalam bahan pencelup yang telah disiapkan.
9.Goreng adonan kacang hijau yang sudah dicelupkan dalam minyak panas hingga keemasan. Pastikan adonan matang sempurna.
10.Angkat Gandasturi yang sudah matang dari minyak panas. Tiriskan minyak secara berlebihan dari Gandasturi.
11.Sajikan Gandasturi kacang hijau goreng selagi hangat. Anda dapat menikmatinya dengan teh manis atau kopi, sesuai dengan selera Anda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....