Dawet Blauran Khas Surabaya Segar Gurih

  • 20 Mar 2026 06:44 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Dawet Blauran khas Surabaya menjadi salah satu minuman tradisional yang tetap digemari hingga kini, dengan cita rasa segar, manis, dan gurih yang khas, sebagaimana disampaikan Mbak Nawang, salah satu penjual dawet di kawasan Blauran, Kamis, 19 Maret 2026.

Mbak Nawang mengungkapkan bahwa Dawet Blauran memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan dawet dari daerah lain. “Pembeli sering bilang kalau Dawet Blauran ini berbeda dengan dawet lain, rasanya lebih enak dan lebih lengkap isinya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keistimewaan Dawet Blauran terletak pada ragam isian yang beragam dalam satu sajian. Dalam satu mangkuk, terdapat biji salak, ketan hitam, mutiara, bubur sumsum, dan cendol yang berpadu dengan kuah santan serta gula merah cair.

Perpaduan bahan tersebut menciptakan sensasi rasa yang khas, yakni manis dari gula merah, gurih dari santan, serta tekstur beragam dari isiannya. “Kalau diminum dingin pakai es batu, rasanya segar banget, apalagi saat cuaca panas,” kata Nawang.

Dawet Blauran sendiri telah lama dikenal sebagai salah satu kuliner legendaris di Surabaya. Minuman ini berkembang di kawasan Blauran yang sejak dahulu menjadi pusat jajanan tradisional dan kuliner rakyat.

Secara sejarah, Dawet Blauran merupakan adaptasi dari minuman dawet atau cendol yang banyak ditemukan di Pulau Jawa, namun mengalami pengembangan khas Surabaya dengan tambahan berbagai isian yang lebih beragam dan kaya rasa.

Keberadaan Dawet Blauran juga tidak lepas dari peran para pedagang kaki lima yang menjaga resep turun-temurun. Hingga kini, cita rasa autentiknya tetap dipertahankan meskipun telah mengalami perkembangan zaman.

Menurut Nawang, konsistensi rasa menjadi kunci utama agar pelanggan tetap setia. “Kami tetap pakai bahan-bahan tradisional dan cara lama supaya rasanya tidak berubah,” tuturnya.

Selain sebagai minuman pelepas dahaga, Dawet Blauran juga menjadi bagian dari identitas kuliner khas Surabaya yang diminati berbagai kalangan, mulai dari warga lokal hingga wisatawan.

Dengan cita rasa yang khas dan sejarah panjang yang menyertainya, Dawet Blauran terus bertahan sebagai minuman tradisional yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga menyimpan nilai budaya yang kuat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....