Daun Pepaya & Nanas Bisa Empukkan Daging,Kok Bisa?
- 16 Des 2025 07:40 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Daging merupakan salah satu hidangan yang digemari kebanyakan orang. Berbagai olahan daging selalu menjadi favourite bagi banyak orang terutama para pecinta kuliner. Kenikmatan menyantap sajian olahan daging dapat dirasakan apabila daging yang dikonsumsi tersebut memiliki tekstur yang empuk dan lembut.
Tekstur daging menjadi salah satu kunci yang menentukan kelezatan sebuah hidangan. Daging yang empuk akan memberikan rasa lebih juicy, lembut dan mampu menyerap bumbu dengan lebih baik.
Permasalahan yang kerap muncul ketika ingin mengolah daging adalah tekstur. Banyak orang yang salah dalam menggunakan teknik pengolahan daging sehingga daging yang dihasilkan keras dan alot. Padahal, membuat daging menjadi empuk caranya cukup mudah, salah satunya dengan menggunakan daun pepaya dan buah nanas. Daun papaya dapat digunakan sebagai pengempuk daging, caranya bungkus daging dengan daun pepaya selama beberapa jam sebelum dimasak.
Agar hasilnya lebih maksimal, memarkan terlebih dahulu tulang daun pepaya setelah itu gunakan daun pepaya untuk membungkus daging dan diamkan selama kurang lebih 1 jam sebelum dimasak. Sementara buah nanas juga merupakan salah satu bahan yang bisa digunakan untuk mengempukkan daging, yakni dengan cara diparut atau dihaluskan, kemudian balurkan atau lumurkan ke daging mentah dan diamkan beberapa saat sebelum dimasak, tapi jangan terlalu lama agar rasa dan tekstur daging tidak berubah. Selain lebih empuk, nanas juga menambah aroma segar pada olahan daging.
Namun, tahukah kamu mengapa daun papaya dan buah nanas bisa mengempukkan daging? Yuk simak penjelasannya berikut ini!
Daun pepaya dan nanas bisa mengempukkan daging karena keduanya mengandung enzim yang dapat memecah protein. Daun pepaya memiliki enzim papain, Enzim ini memecah protein dalam daging, membantu melunakkan serat-seratnya sehingga daging menjadi empuk saat dimasak.
sementara nanas mengandung enzim bromelain, Enzim ini merupakan enzim protease yang mendegradasi kolagen dan protein miofibrilar (serabut daging). Enzim-enzim ini memutus ikatan peptida pada protein daging (termasuk serat otot dan kolagen), sehingga daging menjadi lebih lunak dan mudah dikunyah.
Dengan mengetahui teknik dan bahan alami yang tepat, masyarakat bisa mengolah daging menjadi sajian yang empuk, lezat, dan tetap bergizi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....