Cuaca Tak Menentu Tingkatkan Risiko Gangguan Kesehatan Tubuh
- 09 Mei 2026 18:45 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya- Perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini membuat masyarakat perlu lebih waspada terhadap kondisi kesehatan tubuh. Cuaca yang tidak menentu, mulai dari panas terik hingga hujan deras dalam waktu singkat, dapat memengaruhi daya tahan tubuh jika tidak diantisipasi dengan baik.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, perubahan suhu dan kelembapan udara menjadi salah satu faktor yang mempermudah penyebaran virus penyebab flu, batuk, hingga infeksi saluran pernapasan atau ISPA. Tubuh juga membutuhkan energi lebih besar untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan cuaca yang drastis.
Kondisi tersebut membuat gejala ringan seperti pilek, batuk, badan lemas, hingga mudah lelah lebih sering muncul. Karena itu, masyarakat dianjurkan mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat agar sistem imun tetap terjaga di tengah cuaca ekstrem yang sulit diprediksi.
Langkah sederhana seperti rutin mencuci tangan menggunakan sabun, menghindari menyentuh wajah sembarangan, serta menggunakan masker di tempat ramai dinilai efektif mencegah penularan penyakit. Selain itu, menjaga asupan nutrisi juga penting untuk mendukung daya tahan tubuh tetap optimal.
Tubuh membutuhkan vitamin dan mineral seperti vitamin C, vitamin D, serta zinc yang dapat diperoleh dari buah, sayur, kacang-kacangan, dan ikan berlemak. Kebutuhan cairan juga harus tetap dipenuhi meskipun cuaca dingin membuat rasa haus berkurang. Tidur cukup selama tujuh hingga delapan jam setiap malam turut membantu tubuh memperkuat sistem imun secara alami.
Selain menjaga pola makan dan istirahat, masyarakat juga dianjurkan rutin berolahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau bersepeda santai. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu tubuh lebih siap menghadapi perubahan cuaca dan menurunkan risiko terserang penyakit di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....