Keselamatan Anak Prioritas Utama saat Liburan Keluarga
- 15 Apr 2026 09:32 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Keselamatan anak tetap harus menjadi prioritas utama saat liburan keluarga, terutama di daerah pegunungan. Perbedaan suhu yang ekstrem antara siang dan malam di daerah pegunungan bisa memperbesar risiko terjadinya hipotermia.
"Pada bayi dan anak kecil, risiko ini jauh lebih tinggi," ujar dr. Gina Noor Djalilah.
Sebab sistem pengaturan suhu tubuh mereka belum berkembang sempurna. Karena itu dokter spesialis anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surabaya ini mengimbau orang tua lebih peka.
"Peka terhadap tanda-tanda awal hipotermia pada anak," katanya pada Selasa, 14 April 2026.
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai seperti kulit terasa dingin, pucat atau kebiruan, anak tampak lemas atau mengantuk berlebihan. "Tangisan melemah, hingga napas dan detak jantung yang lambat," ucap Gina.
Pada kondisi yang lebih berat, hipotermia bahkan dapat menyebabkan penurunan kesadaran. "Sering gejala ini tidak disadari karena dianggap sekadar kedinginan biasa," tuturnya.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat berujung pada berbagai komplikasi serius seperti kerusakan organ, gangguan pernapasan. "Penurunan fungsi jantung, bahkan kematian dalam kasus ekstrem," ujar Gina.
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan seperti menghindari suhu ekstrem, mengenakan pakaian hangat berlapis. "Menjaga tubuh anak tetap kering, serta membatasi durasi aktivitas di luar ruangan," katanya.
Orang tua juga disarankan rutin memantau kondisi anak seperti tangan, kaki, dan wajah untuk memastikan tetap hangat. Jika anak mulai menunjukkan tanda kedinginan, segera pindah ke tempat hangat dan pakai selimut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....