Empat Dari Sepuluh Kasus Kanker Bisa Dicegah

  • 05 Feb 2026 18:17 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa hingga empat dari sepuluh kasus kanker di dunia sebenarnya dapat dicegah. Temuan ini disampaikan WHO dalam laporan global terbarunya yang dirilis pada 3 Februari 2026.

Dilansir dari laman resmi WHO, analisis tersebut menunjukkan sekitar 37 persen kasus kanker baru secara global berkaitan dengan faktor risiko yang dapat dihindari atau dikendalikan. Angka ini setara dengan sekitar 7,1 juta kasus kanker dari total data yang dianalisis.

Laporan tersebut disusun oleh WHO bersama Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (International Agency for Research on Cancer/IARC). Studi ini mencakup data dari 185 negara dan menganalisis 36 jenis kanker yang paling umum terjadi di berbagai wilayah dunia.

Dalam kajiannya, WHO mengidentifikasi 30 faktor risiko yang dapat dimodifikasi, termasuk kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, kelebihan berat badan, kurangnya aktivitas fisik, polusi udara, serta paparan radiasi ultraviolet. Selain itu, sembilan infeksi penyebab kanker juga diperhitungkan dalam analisis ini.

Tembakau masih menjadi penyebab utama kanker yang dapat dicegah secara global, dengan kontribusi sekitar 15 persen dari seluruh kasus kanker baru. Sementara itu, infeksi menyumbang sekitar 10 persen kasus, disusul konsumsi alkohol yang berkontribusi sekitar 3 persen.

WHO mencatat kanker paru-paru, kanker lambung, dan kanker serviks sebagai tiga jenis kanker yang paling banyak terkait dengan faktor risiko yang dapat dicegah. Ketiga jenis kanker ini menyumbang hampir setengah dari total kasus kanker yang secara teoritis bisa dihindari.

Berdasarkan data tersebut, WHO juga menemukan perbedaan beban kanker yang dapat dicegah antara kelompok gender. Sekitar 45 persen kasus kanker pada pria dikaitkan dengan faktor risiko yang dapat dihindari, sedangkan pada perempuan angkanya berada di kisaran 30 persen.

WHO menegaskan bahwa penguatan kebijakan pencegahan, seperti pengendalian tembakau, regulasi alkohol, vaksinasi terhadap infeksi penyebab kanker, serta promosi gaya hidup sehat, menjadi langkah penting untuk menekan angka kejadian kanker di masa mendatang. Laporan ini dirilis menjelang peringatan Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada 4 Februari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....