Tokoh Pesantren Entrepreneur Nasional Raih Guru Besar Internasional
- 06 Okt 2026 17:41 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Tokoh Pesantren Entrepreneur Nasional Prof. Dr. KH. Muhammad Zakki, Drs., S.H., M.Si., C.Med., CICSS., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Manajemen Strategik di Universiti Geomatika Malaysia (UGM), Melaka. Pengukuhan tersebut menjadi tonggak baru bagi gerakan Pesantren Entrepreneur di panggung akademik internasional.
Sidang Senat Terbuka tersebut dipimpin langsung oleh Academic Figure & Board of Directors DMDI Malaysia, Tan Sri Prof. Datuk Wira Dr. Abdul Latief Abu Bakar. Sejumlah pimpinan Universiti Geomatika Malaysia turut hadir, di antaranya Vice Chancellor Prof. Datuk IS. Dr. Masrin Rohizaq Che Rose dan Director Centre of Postgraduate Studies Prof. Emeritus Dato Seri Dr. Muhammad Nasir bin Saludin.
Restu atas pengukuhan tersebut juga datang dari Istana Melaka melalui Tuan Yang Terutama Yang di-Pertua Negeri Melaka, Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam.
"Selamat kepada Prof. Dr. KH. Muhammad Zakki yang telah resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar di bidang Manajemen Strategik pada Universiti Geomatika Malaysia. Pengukuhan ini menjadi sejarah baru bagi dunia pesantren, khususnya gerakan Pesantren Entrepreneur," ujar Tun Mohd Ali, Senin 5 Oktober 2026.
Dalam orasi ilmiahnya, "Ekosistem Usaha Pesantren Entrepreneur: Transformasi Pesantren dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Motor Penggerak dan Pusat Ekonomi Umat", Prof. Zakki menegaskan perlunya transformasi fundamental pesantren. Ia mendorong pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi umat.
"Jika dulu pesantren mencetak santri yang alim, maka hari ini pesantren harus mencetak Santripreneur yang alim dan mandiri secara ekonomi. Tidak hanya tafaqquh fi diin (memahami agama) tetapi juga tafaqquh fi tijaarah (memahami dan mengerti dagang) tegasnya di hadapan senat guru besar," ujar Prof. Zakki.
Pengukuhan tersebut menegaskan posisi Prof. Zakki sebagai penghubung antara tradisi pesantren, akademik internasional, dan dunia usaha global. Gagasan Pesantren Entrepreneur yang dibawanya menempatkan kemandirian ekonomi sebagai bagian dari pengembangan peran pesantren di tengah masyarakat.
Pengukuhan Prof. Zakki turut disaksikan sekitar 150 akademisi dan pimpinan perguruan tinggi dari Indonesia dan Malaysia yang tergabung dalam ASEANACA. Dukungan dari Indonesia antara lain datang dari President ASEAN Academic Association Prof. Dr. Tulus Suryanto, Prof. Dr. KH. Nursyam, dan Prof. Dr. KH. Babun Suharto.
Hadir pula sejumlah akademisi lainnya, di antaranya Prof. Dr. H. Sugiyanto, S.H., M.H. dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Bambang Haryadi, M.Si., Ak., CA., CFrA. dari Universitas Trunojoyo Madura, serta Prof. Dr. Evi Ghozaly, M.Pd. dari Yayasan Darul Fattah Lampung. Dari dunia usaha, hadir President Persatuan Pedagang dan Pengusaha Melayu Malaysia (PERDASAMA), Adj. Prof. Azmanizam Baharok.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....