Satu Abad Gontor Teguhkan Pendidikan Islam Modern Berkarakter
- 20 Sep 2026 12:51 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Ponorogo - Pondok Modern Darussalam Gontor memasuki usia satu abad dengan meneguhkan perannya dalam pengembangan pendidikan Islam, pendidikan karakter, dan metode pendidikan modern. Perjalanan selama 100 tahun dinilai menjadi bukti kemampuan lembaga pendidikan tersebut untuk bertahan, berkembang, dan beradaptasi dengan perubahan zaman.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan perjalanan Gontor menunjukkan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak hanya diukur dari capaian akademik. Menurutnya, kualitas karakter, kepemimpinan, kemandirian, dan kontribusi alumni menjadi bagian penting dari keberhasilan pendidikan.
“Seratus tahun bukan sekadar angka. Ini adalah perjalanan panjang yang menunjukkan bagaimana sebuah lembaga pendidikan mampu bertahan, berkembang, beradaptasi, sekaligus terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Khofifah, Sabtu 19 September 2026.
Khofifah menjelaskan Gontor berkembang dari gagasan pendidikan yang memadukan pengetahuan agama dengan kemampuan intelektual, keterampilan, karakter, dan kemandirian. Sistem pendidikan tersebut juga menekankan penguasaan bahasa, kedisiplinan, serta pembentukan kepribadian untuk menghadapi perubahan zaman.
“Di sinilah salah satu pelajaran penting dari perjalanan Gontor. Kemajuan pendidikan tidak selalu berarti meninggalkan tradisi, justru tradisi dapat menjadi fondasi untuk melakukan pembaruan,” tuturnya.
Menurut Khofifah, pendekatan pendidikan Gontor semakin relevan di tengah perkembangan teknologi digital, kecerdasan artifisial, perubahan kebutuhan dunia kerja, dan tantangan sosial generasi muda. Pendidikan dinilai tidak cukup hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga harus membangun kemampuan beradaptasi dan ketahanan karakter.
“Ke depan, pendidikan membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan jati diri. Karena itu, pengalaman panjang Gontor dalam mengembangkan pendidikan modern berbasis nilai-nilai kepesantrenan menjadi bagian penting yang dapat terus dipelajari,” katanya.
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal menyebut perjalanan satu abad Gontor telah melewati berbagai situasi dan kondisi, baik yang sulit maupun menyenangkan. Momentum tersebut tidak semata dipandang sebagai perayaan, melainkan bentuk syukur atas nikmat Allah serta peneguhan Gontor sebagai sumber inspirasi bagi berbagai elemen bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....