Mega Science Center Dorong Penguatan Pembelajaran STEM Jatim
- 18 Sep 2026 12:17 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka trial opening Mega Science Center dan Budaya di kawasan Jatim Park 1, Kota Batu. Kehadiran pusat edukasi tersebut dinilai dapat memperkuat pembelajaran Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) melalui pengalaman yang interaktif.
Dalam siaran pers, Jumat 18 September 2026, GUbernur Khofifah mengatakan Mega Science Center dapat menjadi ruang belajar alternatif bagi anak-anak di Jawa Timur. Pembelajaran STEM, menurutnya, dapat dikemas lebih menyenangkan melalui konsep bermain sambil belajar.
“Hari ini saya rasa ada angin segar bagaimana STEM ini disajikan dengan suasana yang gembira dan anak-anak pasti akan sangat menikmati,” kata Khofifah. Ia juga menyoroti penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan sistem digital dalam fasilitas tersebut.
Khofifah berharap keberadaan fasilitas itu dapat dimanfaatkan sekolah dan orang tua untuk mengenalkan STEM sejak usia dini. “Saya rasa dari anak-anak TK sudah bisa dikenalkan ke sini, supaya harapannya mereka memiliki kecintaan terhadap STEM sejak dini,” ujarnya.
Selain sains dan teknologi, Mega Science Center juga mengintegrasikan unsur budaya dalam konsep pembelajarannya. Khofifah menilai perpaduan tersebut penting untuk memperkuat pengetahuan sekaligus membangun karakter dan identitas generasi muda.
“Mega Science center ini akan menjadi bagian dari penguat sisi keilmuan, sisi wisata dan sisi membangun identitas karakter,” tegasnya. Menurut Khofifah, pengenalan sejarah dan budaya melalui museum juga dapat membantu masyarakat memahami perjalanan sebuah bangsa.
Mega Science Center dan Budaya dikembangkan di atas lahan sekitar tiga hektare dengan 600 alat peraga serta lebih dari 1.000 artefak. Koleksinya mencakup fisika, biologi, matematika, kimia, teknologi, robotik, antariksa, kebencanaan, hingga berbagai aspek budaya.
Sejumlah zona pembelajaran disiapkan, antara lain Zona Islam, Zona Budaya, Zona Antariksa, Zona Fisika, Zona Bencana Alam, serta Zona Robotic AI. Khofifah berharap pusat edukasi tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem STEM sekaligus ruang pembelajaran yang mempertemukan kemajuan teknologi dengan kekayaan budaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....