Trianggoro: AI Buka Peluang Solusi bagi Industri

  • 16 Sep 2026 21:22 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Universitas Ciputra Surabaya mengajak pemimpin bisnis mengeksplorasi potensi kecerdasan buatan melalui Open Day Apple Developer Institute AI/ML. Director Apple Developer Institute for AI/ML Universitas Ciputra, Prof. Dr. Trianggoro Wiradinata, kegiatan tersebut digelar untuk membahas penerapan AI bagi kebutuhan industri.

Apple Developer Institute for Artificial Intelligence and Machine Learning diluncurkan di Universitas Ciputra Surabaya pada Maret 2026. Selama enam bulan, peserta memperkuat keterampilan dasar AI/ML melalui pembelajaran intensif dan kolaboratif dalam lingkungan profesional.

Program tersebut berlangsung selama dua tahun dengan kurikulum yang menjembatani pendidikan teknologi dan kebutuhan industri. Pada tahun pertama, peserta mengembangkan kemampuan pemrograman AI/ML serta menerapkannya untuk menyelesaikan berbagai tantangan.

Sejumlah prototipe telah dikembangkan untuk kebutuhan perencanaan kota, analisis forensik, hingga desain ruang komersial. Salah satunya berupa aplikasi macOS untuk membantu perencana kota dan arsitek menganalisis polusi visual.

Aplikasi tersebut membantu menilai dampak papan iklan secara lebih objektif, sehingga mengurangi ketergantungan terhadap survei manual. Peserta juga mengembangkan aplikasi iPad berbasis deep learning untuk mendukung analisis forensik gigi.

Teknologi tersebut memanfaatkan segmentasi gambar untuk membantu memperkirakan usia dan jenis kelamin berdasarkan radiograf gigi. Prototipe lainnya berupa aplikasi macOS yang menganalisis pola pergerakan pelanggan di ruang komersial.

Data tersebut dapat memberikan wawasan bagi desainer interior dalam merancang ruang sesuai pola pergerakan pelanggan. Trianggoro mengatakan peserta telah menyelesaikan pendidikan tinggi.

“Kini mereka mendedikasikan diri untuk belajar penuh waktu di Apple Developer Institute for Artificial Intelligence and Machine Learning,” ujarnya, Rabu, 16 September 2026. Menurut Trianggoro, pembelajaran berbasis tantangan membuat peserta menerapkan keterampilan pada kebutuhan bisnis nyata.

“Mereka menerapkan keterampilan yang terus berkembang ke dalam kebutuhan bisnis nyata,” katanya. Peserta juga mengembangkan prototipe awal untuk menjawab berbagai kebutuhan industri dan sektor masyarakat.

Seiring kemampuan teknis semakin berkembang, Trianggoro mengundang lebih banyak perusahaan berbagi tantangan bisnis mereka. “Kita dapat bersama-sama memanfaatkan AI/ML untuk menciptakan solusi yang memberikan dampak nyata,” ujarnya.

Program tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi antara talenta teknologi, perguruan tinggi, dan perusahaan dalam pengembangan solusi berbasis AI. Apple Developer Institute AI/ML Universitas Ciputra merupakan bagian dari ekosistem Apple Developer Academy dan Institute di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....