Unusa-ITS Buka Peluang Mahasiswa Raih S1 dan S2 dalam Lima Tahun
- 07 Sep 2026 15:40 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperkuat kerja sama akademik melalui penandatanganan MoU di Surabaya, Senin 7 September 2026. Kerja sama ini membuka peluang mahasiswa Unusa mengikuti program akademik dan riset di ITS.
Penandatanganan MoU dilakukan bersamaan dengan Sidang Terbuka Senat Akademik Pengukuhan Penerimaan Mahasiswa Baru Unusa Tahun Akademik 2026/2027. Kerja sama tersebut mencakup credit transfer, joint/double degree, joint supervision, dan fast track S1-S2 terintegrasi.
Rektor Unusa Prof Tri Yogi Yuwono mengatakan kerja sama dengan ITS memperluas peluang akademik mahasiswa. “MoU ini bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan sebuah payung kerja sama akademik,” ujarnya.
Melalui credit transfer, mahasiswa Unusa dapat mengambil mata kuliah tertentu di ITS dan memperoleh pengakuan kredit. Skema joint/double degree juga memungkinkan mahasiswa menempuh studi di kedua kampus, termasuk pola 3+1.
Rektor ITS Prof Bambang Pramujati mengatakan mahasiswa Unusa dapat memperoleh pengalaman belajar di ITS. “ITS memberikan kesempatan para mahasiswa Unusa untuk saling berinteraksi dan memperoleh pengalaman belajar di ITS,” katanya.
Kerja sama juga mencakup joint supervision untuk tugas akhir dan riset mahasiswa. Bimbingan dapat dilakukan bersama dosen Unusa serta profesor atau peneliti ITS.
Program Fast Track S1-S2 Terintegrasi memungkinkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan dalam lima tahun. “Mahasiswa dapat mulai mengambil mata kuliah jenjang S2 ITS pada semester 7 dan 8,” ujar Prof. Tri Yogi.
Dengan skema tersebut, mahasiswa berpeluang meraih ijazah S1 Unusa dan S2 ITS dalam lima tahun. Kerja sama ini juga diharapkan memperkuat kompetensi mahasiswa menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....