Mahasiswa Hukum Unair Lakukan Edukasi ke Masyarakat Terkait Kesetaraan Gender
- 06 Sep 2026 22:11 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Mahasiswa Baru Fakultas Hukum Universitas Airlangga Juristocrat 2026 menggelar Program Pengabdian Masyarakat tentang Edukasi Kesetaraan Gender yang bertajuk “Belajar Hari Ini, Setara di Masa Depan”. Acara digelar di Taman Prestasi dengan menghadirkan anak-anak yatim piatu dan dhuafa dari kelompok Positive Community.
Melalui Ketua Panitia Pengmas Callista saat diwawancara RRI usai acara mengatakan pihaknya mengajak masyarakat untuk memahami bahwa setiap individu memiliki hak, kesempatan, dan ruang yang setara untuk berkembang tanpa dibatasi oleh gender.
“Kami menilai masyarakat masih awam tentang apa itu kesetaraan gender, bagaimana masyarakat itu sebenarnya tidak ada perbedaan satu sama lain untuk mendapatkan hak, kesempatan, dan ruang yang setara untuk berkembang tanpa di batasi oleh suatu simbol yang di sebut gender itu tadi,” ucap Callista saat diwawancara RRI Minggu 6 September 2026.
Ia menambahkan dipilihnya tema kesetaraan gender merujuk pada Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4 (Quality Education) dan Tujuan 5 (Gender Equality) agar pemahaman masyarakat terkait kesetaraan gender semakin meningkat.
“Kami memang di tugaskan saat masa orientasi kali ini untuk melaksanakan pengabdian masyarakat yang berbasis dua poin, yaitu SDGs empat dan lima. Karena kami melihat aspek kesetaraan gender dapat kami realisasikan melalui edukasi dan pemaparan materi seperti ini,” ungkapnya.
Sementara Ketua Positive Community Diaz Qurniatul mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap dengan adanya edukasi serupa mampu meningkatkan pengetahuan anak khususnya usia 12 tahun ke atas untuk menjaga diri dari bahaya permasalahan gender kedepannya.
“Tentu ini kegiatan yang sangat positif, akhirnya anak-anak bisa mengetahui seberapa batasan dalam bergaul dengan lawan jenis maupun sesama jenis. Karena bahaya sekali jika anak tidak memiliki pengetahuan tentang perbedaan dari gender dan bagaimana menyikapinya secara ideal,” ujar Diaz.
Kegiatan tersebut juga sebagai bentuk nyata untuk meningkatkan kompetensi generasi penerus bangsa dalam usaha mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045. Harapannya tidak hanya mahasiswa dan LSM, peran seluruh masyarakat juga penting untuk menyuarakan pentingnya edukasi kesetaraan gender di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....