Tim Sapuangin ITS Raih Peringkat Dua Formula Student Japan
- 24 Agt 2026 09:22 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi internasional melalui Tim Sapuangin ITS. Membawa Sapuangin Speed 8, tim meraih peringkat dua Overall Rank ICV Class in Southeast Asia.
Prestasi tersebut diraih dalam Formula Student Japan 2026 yang berlangsung selama lima hari di Jepang. Manajer Nonteknis Tim Sapuangin ITS Ahmad Farid Mubarok mengatakan kompetisi tersebut menguji kemampuan rekayasa kendaraan formula.
Kompetisi juga menilai manufaktur, efisiensi biaya, desain, hingga strategi bisnis yang diterapkan setiap tim. “Momen ini menjadi krusial karena terakhir kali Tim Sapuangin mengikuti kompetisi ini pada 2019,” ujarnya, Minggu, 23 Agustus 2026.
Selain peringkat dua overall, Tim Sapuangin menempati peringkat 32 dari 54 tim pada Autocross. Tim juga meraih peringkat 16 dari 51 tim pada Cost & Manufacturing Event ICV Class.
Sementara itu, tim menempati peringkat 25 dari 54 tim pada Business Plan Presentation ICV Class. Ahmad menjelaskan, Tim Sapuangin yang dibentuk pada 2010 membawa Sapuangin Speed 8.
Mobil formula generasi kedelapan tersebut memiliki sejumlah pembaruan, termasuk bobot lebih ringan. Kendaraan tersebut menggunakan mesin berkapasitas 250 cc untuk mendukung kelincahan menghadapi lintasan teknikal.
Tim juga memperbarui sejumlah komponen utama pada mobil generasi terbaru tersebut. Pembaruan mencakup front wing, rear wing, konstruksi sasis, serta kalibrasi geometri kaki-kaki kendaraan.
“Pengembangan ini menjadi tantangan karena Speed 8 merupakan mobil pertama generasi baru Tim Sapuangin,” kata Ahmad. Menurut Ahmad, capaian tersebut membuktikan kemampuan mahasiswa ITS bersaing dengan perguruan tinggi mancanegara.
Prestasi tersebut juga menjadi motivasi anggota tim mengembangkan kemampuan dan performa kendaraan. “Dari kami memang sudah lama tidak mengikuti dan sudah siap untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Ahmad berharap pencapaian tersebut dapat membanggakan Tim Sapuangin, ITS dan Indonesia di kancah internasional. Prestasi tersebut sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa ITS dalam pengembangan teknologi otomotif melalui riset terapan.
Kegiatan tersebut juga mendukung komitmen ITS terhadap SDGs, khususnya Pendidikan Berkualitas serta Industri dan Inovasi. “Saya harap ITS dapat terus menorehkan prestasi kebanggaan ke depannya,” ucap Ahmad optimistis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....