Dukung Kemandirian Energi, Profesor ITS Kembangkan Integrated Solar Cell

  • 04 Agt 2026 21:15 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Guru Besar ke-254 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Bambang Arip Dwiyantoro, mengembangkan teknologi Integrated Solar Cell. Inovasi ini mendukung kemandirian energi melalui pembangkitan listrik surya yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Inovasi tersebut dipaparkan dalam orasi ilmiah bertajuk Optimalisasi Teknologi Panel Surya dan Solar Chimney. "Energi terbarukan merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa," ujar Bambang, Selasa. 4 Agustus 2026.

Salah satu inovasinya ialah Solar Chimney Power Plant (SCPP) yang memanfaatkan panas matahari menggerakkan turbin pembangkit listrik. Sistem ini menghasilkan listrik tanpa emisi selama proses pembangkitan.

Bambang mengoptimalkan desain absorber dan geometri cerobong menggunakan eksperimen serta simulasi Computational Fluid Dynamics. "Pendekatan rekayasa mampu meningkatkan efisiensi pembangkit secara signifikan," katanya.

Hasil penelitian menunjukkan konfigurasi baru meningkatkan daya listrik lebih dari 750 persen dibandingkan model standar. "Peningkatan efisiensi tidak selalu bergantung pada ukuran sistem," ucapnya.

Profesor ITS itu juga mengembangkan pendingin pasif panel surya berbahan serat kelapa sawit dan ampas tebu. Teknologi tersebut menjaga suhu panel tetap optimal sekaligus meningkatkan nilai limbah pertanian.

Selain itu, Bambang merancang solar tracking untuk PLTS terapung dan sistem hibrida berbasis Energy Management System. Seluruh inovasi diintegrasikan dalam konsep Integrated Sustainable Solar Energy System.

Ke depan, Bambang mengembangkan Solar Chimney dengan penyimpanan energi termal, kecerdasan buatan, dan desain lebih besar. "Kami berharap inovasi ini mempercepat transisi energi bersih dan memperkuat kemandirian energi Indonesia," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....