Unusa Redesain Kurikulum Siapkan Pembelajar Sejati Hadapi Era AI Global
- 04 Agt 2026 16:51 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menyiapkan redesain kurikulum untuk menghadapi era kecerdasan buatan (AI). Langkah itu dibahas dalam Sarasehan Redesain Kurikulum di Surabaya.
Sarasehan menghadirkan Ketua YARSIS Prof. Mohammad Nuh, Rektor Unusa Prof. Tri Yogi Yuwono, dan Staf Ahli Mendiktisaintek Prof. Hermawan Kresno Dipojono. Forum ini membahas kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yang selaras dengan kebutuhan masa depan.
“Robot dan AI akan mengambil alih pekerjaan yang bersifat rutin. Karena itu, perguruan tinggi harus mempersiapkan lulusan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, berkolaborasi, berinovasi, berempati, serta mampu menyelesaikan persoalan nyata. Kompetensi seperti inilah yang sulit digantikan oleh teknologi,” ujar Prof. Hermawan, Selasa 4 Agustus 2026.
Prof. Hermawan juga memperkenalkan konsep Digital Khalifah 2050. Konsep itu memadukan kecerdasan digital dengan nilai moral, spiritual, dan kepemimpinan.
“Mahasiswa tidak cukup menjadi pencari ijazah, tetapi harus tumbuh sebagai true learner, pembelajar sepanjang hayat yang mampu terus beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Prof. Mohammad Nuh.
Rektor Unusa Prof. Tri Yogi Yuwono mengatakan kurikulum OBE disusun berdasarkan capaian pembelajaran lulusan. Kurikulum juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dan perkembangan teknologi.
“Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kemampuan belajar sepanjang hayat, literasi digital, jiwa kepemimpinan, serta kepekaan sosial yang menjadi bekal menghadapi perubahan zaman,” ujar Prof. Tri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....