ITPLN Berdayakan Warga Migran Melalui Pelatihan Daur Ulang Sampah
- 30 Jul 2026 21:17 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Institut Teknologi PLN (ITPLN) memperluas kiprah internasional melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat di Malaysia. Program melibatkan dosen dan mahasiswa untuk memberdayakan warga migran Indonesia, dengan keterampilan mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
Kegiatan berlangsung di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dan Sanggar Bimbingan Semenanjung Malaysia. Peserta memperoleh pelatihan mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
Rektor ITPLN, Prof. Iwa Garniwa, turut memberikan materi kepada peserta. Suasana akrab mencerminkan semangat berbagi ilmu lintas negara.
Program dipimpin Nadia Paramita dengan melibatkan 13 dosen dan lima mahasiswa. Kegiatan menjadi bagian pembelajaran berbasis pengalaman internasional.
"Selama kegiatan, kami melatih pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai jual," ujar Nadia Paramita, Kamis, 30 Juli 2026. "Pelatihan ini membuka peluang tambahan penghasilan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan."
Pelatihan diikuti orang dewasa, remaja, hingga anak-anak. ITPLN berharap budaya pengelolaan sampah kreatif tumbuh sejak usia dini.
Program merupakan kolaborasi ITPLN, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia. Kerja sama mencakup PKM Internasional, KKN, PPL, serta pengembangan sumber daya manusia.
Wakil Rektor I ITPLN, Prof. Susy Fatena Rostiyanti, menilai kolaborasi memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia di luar negeri. "Kegiatan ini memperluas wawasan global dan menghasilkan solusi bagi masyarakat migran," katanya.
Plh. Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Mashudi, menyambut baik kolaborasi tersebut. "Sinergi dengan perguruan tinggi Indonesia diharapkan memperkuat pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia di Malaysia," ujarnya.
Melalui kerja sama ini, ITPLN menegaskan komitmennya memperluas jejaring internasional. Program pengabdian diharapkan menghadirkan manfaat nyata bagi warga Indonesia di luar negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....