Sosiologi UNESA Gelar Workshop Pengembangan Kewirausahaan berbasis Sosial
- 30 Jul 2026 17:06 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Program Studi S1 Sosiologi Universitas Negeri Surabaya bersama organisasi Sociopreneur Indonesia menggelar Workshop Social Enterpreneur sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Sociology for Social Change” di SMA Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM), Medokan Semampir, Surabaya.
Workshop digelar selama dua hari yakni tanggal 28 dan 29 Juli 2026, di hari pertama acara dilakukan secara daring melalui Zoom, dan di hari kedua dilaksanakan langsung di Ruang Audio Visual SAIM East 2 Surabaya. Acara tersebut diikuti sebanyak 30 siswa SMA SAIM, dan juga hadir beberapa dosen Sosiologi Unesa serta mahasiswa peserta PKM yang turut memberikan edukasi kepada siswa.
Melalui Ketua Workshop Social Enterpreneur Eufrasia Kartika Hanindraputri kepada RRI usai acara hari kedua mengatakan acara tersebut digelar dengan tujuan memberikan pemahaman dan semangat kewirausahaan berbasis sosial pada siswa SMA SAIM melalui pembelajaran Student Company.
“Karena kemampuan entrepreneurship itu tidak hanya fokus untuk membangun usaha, tapi bagaimana mereka punya sikap untuk terus berjuang pantang menyerah dalam menghadapi masalah yang ada di luar. Sehingga nilai-nilai itu juga harus diterapkan dari segi sosial,” ujarnya.
Menurutnya, dalam dunia kewirausahaan tidak hanya disiplin ilmu ekonomi dan manajemen saja yang diimplementasikan, namun juga terdapat aspek ilmu sosial. Maka dari itu dengan adanya acara ini diharapkan mampu memecahkan tantangan kewirausahaan berbasis sosiologi sejak tingkat SMA.
“Pentingnya nilai sosial dalam kewirausahaan itu tidak hanya soal mencari untung saja, namun dari usaha yang di bangun adik-adik di SMA SAIM ini juga fokus menjawab tantangan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar, memecahkan berbagai macam masalah sosial yang terjadi di masyarakat, dan membangun sistem wirausaha yang berkelanjutan,” ucapnya.
Sementara salah satu Siswa SMA SAIM Pelangi Nabilatama mengungkapkan banyak mendapatkan ilmu baru dari adanya workshop tersebut, terutama terkait pengembangan usaha dari nol hingga sukses dan cara membawa pengaruh usaha yang digeluti agar bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
“Di workshop ini jujur banyak banget ilmu baru yang aku dapat, tidak hanya membangun usaha dari nol hingga puncak saja, tapi kita juga di bekali niat dan visi dalam membangun wirausaha ini dengan sistem sosial enterpreneur. Serunya lagi tidak hanya materi saja tapi ada games juga tadi dari UNESA,” ungkap Pelangi.
Sebelumnya, pihak SMA SAIM juga telah memberikan pengajaran enterpreneurship kepada siswa seperti berdagang makanan di kantin sekolah yang nantinya keuntungan dagangan tersebut di gunakan untuk biaya logistik outbound di Singapura.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....