Rektor ITS Klarifikasi Pencatutan Nama Institusi dalam Publikasi Ilmiah

  • 29 Mei 2026 20:42 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan informasi pencatutan nama institusi dalam publikasi ilmiah tidak benar. Rektor Bambang Pramujati menegaskan integritas akademik menjadi prinsip utama kampus.

ITS tetap menjunjung integritas, etika, dan kredibilitas dalam seluruh kegiatan akademik. ITS mencermati informasi dugaan manipulasi riset yang menyeret nama institusi.

“ITS turut menghormati klarifikasi, verifikasi, dan investigasi yang dilakukan pihak terkait,” kata Bambang. Ia menambahkan, ITS mengedepankan kejujuran ilmiah dalam seluruh kegiatan penelitian.

ITS juga meminta berbagai pihak berhati-hati menelusuri informasi yang beredar. Langkah itu dilakukan agar pembuktian kasus berjalan sesuai fakta.

Berdasarkan hasil klarifikasi, ITS menemukan informasi yang tidak sesuai fakta. Tidak terdapat School of Biomedical Engineering seperti tercantum dalam artikel tersebut.

“Dalam struktur resmi ITS, yang benar adalah Departemen Teknik Biomedik,” ucap Bambang. Nama departemen itu tercantum resmi dalam struktur akademik ITS.

ITS juga mengklarifikasi nama Dimas Fajar Prasetyo dalam publikasi tersebut. Dimas diketahui merupakan alumnus Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS.

Namun, Dimas menegaskan pencatutan namanya dilakukan secara ilegal. Ia mengaku tidak terlibat dalam proses penelitian tersebut.

“Saya sama sekali tidak mengetahui dan tidak melakukan penelitian tersebut,” kata Dimas. Pernyataan itu disampaikan kepada tim Unit Komunikasi Publik ITS.

ITS menolak segala bentuk pelanggaran etika penelitian dan manipulasi data. Kampus juga menindak tegas penyalahgunaan nama institusi sesuai aturan berlaku.

Sebagai institusi pendidikan, ITS berkomitmen menjaga marwah akademik kampus. ITS juga terus memperkuat standar riset di lingkungan perguruan tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....