Dosen UNAIR Inovasi Nano Dorong Energi Bersih

  • 25 Mei 2026 05:16 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Di tengah pencarian solusi krisis energi bersih, pakar Universitas Airlangga menghadirkan inovasi panel surya. Penelitian itu dikembangkan melalui rekayasa material berskala nano.

Dosen Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin UNAIR, Tahta Amrillah, menciptakan teknologi peningkat efisiensi pemanenan cahaya matahari. Inovasi tersebut berpotensi merevolusi penggunaan panel surya masa depan.

Konsistensi riset itu mengantarkan namanya masuk nominasi 75th Lindau Nobel Laureate Meetings 2026 di Jerman. Ajang tersebut mempertemukan peneliti muda dan ilmuwan peraih Nobel dunia.

Fokus penelitiannya ialah pengembangan nanomaterial untuk meningkatkan konversi cahaya matahari menjadi energi listrik. Teknologi itu menjawab kelemahan panel surya konvensional yang efisiensinya masih rendah.

Sel surya yang dikembangkan juga memiliki tingkat transparansi tinggi. Teknologi tersebut dapat diintegrasikan pada kaca bangunan melalui konsep Building Integrated Photovoltaic.

“Penemuan material baru sangat krusial agar energi terbarukan lebih aplikatif bagi masyarakat luas,” ujar Tahta, Minggu, 24 Mei 2026. Ia menilai rekayasa material penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Sebagai peneliti di negara tropis, Tahta mendorong pemanfaatan material lokal untuk industri energi nasional. Ia menyoroti potensi tembaga, zinc, dan sulfur yang melimpah di Indonesia.

“Indonesia punya bahan baku dan sumber energi melimpah untuk mendukung industri sel surya nasional,” katanya. Menurutnya, hilirisasi material domestik mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.

Ia juga mengajak peneliti muda memandang riset sebagai kebutuhan fundamental bangsa. Baginya, penelitian menjadi kunci memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

Melalui nominasi internasional tersebut, Tahta berharap dapat memperluas jejaring riset strategis dunia. Langkah itu sekaligus memperkuat posisi UNAIR sebagai pusat riset bertaraf internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....