PGSD UNESA Latih Guru SD Magetan Manfaatkan Teknologi AI
- 27 Nov 2025 18:33 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus 5 Magetan mendorong transformasi pendidikan melalui pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi guru SD di Kabupaten Magetan. Kegiatan yang dikemas dalam pengabdian kepada masyarakat ini digelar di SDN Candirejo 1, Magetan.
Pelatihan tersebut merupakan kolaborasi PGSD UNESA Kampus 5 Magetan dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) Kabupaten Magetan. Kegiatan diikuti puluhan guru dari berbagai sekolah dasar. Sejak pagi, para peserta tampak antusias mengikuti arahan, berdiskusi, dan mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi AI.
Kegiatan didampingi Ketua KKG Kabupaten Magetan Heri Setyono serta Kepala Sekolah Pendamping KKG Kabupaten Magetan, Ike Risana. Apa yang dilakukan ini menjadi salah satu wujud pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Tim pengabdi terdiri dari tujuh dosen PGSD sebagai fasilitator dengan dukungan mahasiswa sebagai pendamping teknis. Narasumber utama adalah Adhitya Amarulloh, M.Ed., dosen Teknologi Pendidikan UNESA Kampus 5 sekaligus lulusan Digital Learning Monash University, Australia.
Koordinator Program Studi PGSD Kampus 5 UNESA, Delia Indrawati, M.Pd., menegaskan pentingnya guru beradaptasi dengan perkembangan teknologi. “Kegiatan ini kami rancang agar guru lebih efisien dalam menyusun perangkat ajar, sekaligus dapat menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan bermakna bagi siswa,” ujarnya, dalam rilis diterima RRI, Kamis (27/11/2025).
Pelatihan dirancang dalam bentuk workshop aplikatif dengan tiga topik utama, yakni pemanfaatan ChatGPT, Storyline Anime Maker, serta Gamma sebagai platform presentasi interaktif dan edukatif.
Peserta menggunakan laptop dan gawai masing-masing untuk mempraktikkan langsung materi yang disampaikan. Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan evaluasi.
Sebagai tindak lanjut, tim dosen PGSD UNESA Kampus 5 Magetan membentuk kelompok diskusi berbasis WhatsApp untuk pendampingan lanjutan dalam penyusunan perangkat ajar berbantuan AI.
Melalui kegiatan ini, PGSD UNESA Kampus 5 menegaskan perannya sebagai motor perubahan pendidikan dasar, sekaligus menjembatani dunia akademik dengan praktik pembelajaran di sekolah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....