Kementerian Haji dan Umrah Tambah Kuota Haji bagi Lansia dan Disabilitas

  • 17 Apr 2026 15:30 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan di tahun 2026 ini Kementerian Haji dan Umrah menambah kuota Haji Lansia dan Disabilitas. Hal tersebut diungkapkan Irfan saat melakukan pelantikan PPIH Embarkasi Surabaya pada Jumat, 17 April 2026 di Asrama Haji Surabaya.

Gus Irfan, panggilan akrabnya, mengatakan tak hanya lansia dan disabilitas, untuk kuota jamaah perempuan juga ditambah dikarenakan jamaah perempuan jauh lebih banyak daripada jemaah laki-laki.

“Jemaah haji perempuan lebih banyak sekitar 54 persen, selebihnya merupakan jamaah laki-laki. Sesuai data, jamaah terbesar tahun ini adalah mereka yang lulusan SD, selain itu juga mayoritas Ibu Rumah Tangga, oleh karena itu diperlukan perhatian khusus dari petugas, tentunya untuk menenangkan kekhawatiran mereka,” ujar Irfan.

Ia menambahkan pelantikan PPIH Embarkasi ini sekaligus upaya memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah Haji dengan sepenuh hati sehingga jamaah merasakan kehadiran negara. “Itulah kenapa kami menyiapkan petugas haji sampai sebulan bahkan lebih, ini bertujuan memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah Haji. Alhamdulillah semuanya sudah siap terutama terkait dokumen yang diperlukan, semua visa jamaah haji kita sudah keluar, artinya kerja keras mereka sudah terbayar,” ucapnya.

Lebih lanjut momen pelaksanaan ibadah haji tahun ini merupakan tahun pertama pihaknya dalam menyelenggarakan seluruh proses pelaksanaan ibadah, oleh karena itu dirinya berharap agar seluruh aspek dapat berjalan lancar dan tanpa hambatan.

“Pelantikan hari ini, tidak sengaja dilantik dihari Jumat, sayyidul ayyam. Ini adalah tahun pertama kami menjalankan semua proses haji di Indonesia. Semoga seluruh rangkaian proses Ibadah Haji tahun ini dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Dirinya juga terus memotivasi petugas PPIH Embarkasi di seluruh Indonesia untuk menjaga integritas khususnya pada aspek biaya, yang dimana sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto melarang adanya penarikan biaya tambahan pada jamaah.

“Semangat pengabdian harus sama, dengan satu standar pelayanan, mutu layanan harus sama, semangat pengabdian harus sama memastikan jamaah haji Indonesia berangkat dengan aman, tenang dan terlayani dengan baik,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....